Peran 3 Tersangka Teroris di Bima yang Diduga Berkaitan dengan ISIS!

0
460
Copyright ©Suara NTB

Peran 3 Tersangka Teroris di Bima yang Diduga Berkaitan dengan ISIS!

Indowarta.comDensus 88 berhasil menangkap 3 orang tersangka teroris di Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, Sabtu 17 Juni 2017. Ketiganya diduga telah mempersiapkan aksi pengeboman di Markas Polsek Woha Bima. Terbukti mereka juga telah menyiapkan bom rakitan.

Diduga ketiga pelaku berkaitan dengan ISIS. Hal itu di sampaikan oleh Wakil Kepala Polda NTB Komisaris Besar Imama Margono dalam jumpa pers yang digerlar di Mapolda NTB, Senin 19 Juni 2017 lalu, “Secara stuktural jaringannya dengan ISIS masih akan kita dalami di pemeriksaan lanjutan”.

Ada dugaan ketiga teroris di Bima ini memiliki keterkaitan dengan aktivis ISIS di Marawi, Filipina Selatan. Ketiga tersangka itu adalah Kurniawan bin hamzah, yang berperan sebagai pelaku utama perakit bom dan melakukan survey terhadap Mapolsek Woga, Bima.

Baca Juga Menjelang Lebaran, Kapolri Minta Jajarannya Waspada Ancaman Teroris!

Teroris di Bima yang kedua ada Nasrul Hidayat alias Dayat, ia merupakan seorang mahasiswa yang bertugas sebagai kurir untuk membeli H202 cair untuk bahan pembuatan bom.

Copyright ©Tempo

Adapun satu tersangka lain yakni Rasyid Ardiansyah, diketahui sebagai jaringan Penato’I Bima yang sempat bergabung dengan kelompok Mujahidin Indonesia Barat (MIB) melakukan perampokan di kantor Pos dan Giro Ciputat, Tangerang Selatan, Banten 2012.

Saat penangkapan di tubuh Kurniawan, aparat mengamankan bom rakitan aktif, sementara dari penggeledahan yang dilakukan di rumah Kurniawan diamankan 24 item barang bukti berupa bahan-bahan yang digunakan untuk merakit bom.

Megono mengatakan, “Dari pengakuan tersangka Kurniawan, dia mempelajari ilmu merakit bom dari internet yang dirilis oleh kelompok militan ISIS melalui link group telegram Bahrun Naim”.

Baca Juga Inilah Video Youtube Densus 88 Bekuk 1 Terduga Teroris di GunungKidul!

Barang bukti yang disita dari rumah teroris di Bima ini diantaranya dua buah botol aki, satu tas plastic pupuk urea, satu bungkus ammonium nitrat, alat solder, 85 bola lampu hias, tiga buah casing pipa, serta empat buah telepon genggam yang dimodifikasi menjadi switching bom rakitan.

Seluruh bahan yang telah diamankan itu rencananya akan digunakan untuk melancarkan aksi teror dalam Bulan ramadhan ini. Ketiga teroris dan barang bukti diamankan di Mako Brimob Polda NTB, sebelum nantinya akan dibawa ke Jakarta dalam waktu dekat.

Baca Juga Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Medan!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here