Berita Hari Ini : Sebentar Lagi, Hari Kekebasan Pers Dunia 2016 Resmi Digelar Dengan Angkat Isu Kebebesan Akses Informasi !

0
1219
Hari kebebasan pers dunia

Berita Hari Ini : Sebentar Lagi, Hari Kekebasan Pers Dunia 2016 Resmi Digelar Dengan Angkat Isu Kebebesan Akses Informasi !

indowarta.comHari kebebasan pers dunia 2016 atau World Press Freedom Day (WPFD) diperingati pada hari Selasa 3 Mei 2016. Kali ini Kota Helsinki, Finlandia yang akan menjadi tuan rumah. Acara tersebut sudah dimulai sejak pukul 09.00 waktu setempat.

Hari kebebasan pers dunia ini dirayakan setiap tanggal 3 Mei. Selama dua hari yaitu pada tanggal 3 – 4 akan diadakan konferensi di Helsinki. Tema yang diangkat dalam perayaaan hari kebebasan pers dunia ini adalah “Akses terhadap Informasi dan Kebebasan Fundamental”.

Konferensi tersebut akan dibuka dengan upacara pembukaan yang bertajuk “25 Tahun Setelah Deklarasi Wondhoek – Kebebasan Pers, Hak Atas Informasi dan Transportasi”. Tokoh-toko yang dijadwalkan akan memberikan kata sambutan adalah Direktur General Unesco IOrina Bukova, Perdana Menteri  Finlandia Juha Sipia, dan juga Wali Kota Helsinki Jussi Pajunen.

Satu agenda yang patut untuk dittunggu-tunggu di hari pertama adalah pada saat upacara penyerahan penghargaan Guillermo Cano World Press Freedon Prize. Penghargaan tersebut telah ditujukan kepada Khadija Ismayilova.

Hari kebebasan pers dunia

Khadija sendiri adalah seroang reporter radio Azerbaijan. Namun dirinya kini masih berada di dalam jeruji penjara karena tuduhan penggelapan dan penghindaran pajak yang memnerpa dirinya saat ini. Hal ini juga menajdi salah satu daya tarik bagaimana penyerahan penghargaan tersebut akan diselenggarakan.

Pada hari yang kedua, hari kebebasan pers dunia akan diisi sebanyak 15 seminar, panel diskusi, serta plenary. Dalam sesi tersebut, akan dibahas mengenai isu-isu terkini seputar kebebasan pers misalnya mengenai perlindungan terhadap narasumber, disinformasi dan masih banyak yang lainnya.

Tak ketinggalan panelis dari Indonesia juga hadir dalam acara tersebut. Terdapat dua penelis asal Indonesia yaitu ahli komunikasi, pengajar serta jurnalils Ade Armando dan juga anggota Dewan Pers Nezar Patria. Namun berdasarkan keterangan dari panitia, Nezar akan digantikan oleh Ketua Dewan Pers Josep Adiprasetya.

Tidak hanya itu, ada satu orang lagi yang berasal dari Indonesia adalah duta besar dan perwakilan tetap Indonesia untuk UNESCO yaitu Hotmangradja Pandjaitan. Dia akan menerima penyerahan mandar dari UNESCO terkait Indonesia yang akan menjadi negara tuan rumah pada hari kebebasan pers dunia tahun 2017 mendatang.

baca juga :

Berita Hari Ini : 2 Petisi Sekaligus Hadir Tolak Pemblokiran Game Online Di Indonesia, Tanggapan KPAI ?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here