Sudah Jadi Badan Usaha Tetap, Pajak FB Diburu!

0
633
Copyright ©Kini

Sudah Jadi Badan Usaha Tetap, Pajak FB Diburu!

Indowarta.com – Facebook (FB) kini telah mendapatkan izin prinsip dari Badan Koordinator Penanaman Modal (BKPM) untuk menjadi Badan Usaha Tetap di Indonesia. Itu artinya, penghasilan Facebook bisa dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Badan sebesar 25 persen.

Langkah Facebook memiliki badan usaha tetap di Indonesia ini juga mendapatkan respon yang positif dari menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution. Menurutnya, hal ini mempermudah Indonesia untukmenarik npajak dari perusahaan internet milik Mark Zuckerberg itu.

Hal yang patut dipertanyakan menurutnya adalah pajak tahun-tahun sebeumnnya. Karena menurut Darmin pajak-pajak sebelumnya juga ditarik, ada perundingan untuk membicarakan yang lalu. hal tersebut dinilai wajar.

Baca Juga Kemenkominfo Siap Labrak FB Pekan Ini?

Sebagaimana yang telah diberitakan, FB telah memgang prinsip untuk membangun badan usaha tetap di Indonesia. Kendati belum diketahui apa Klasifikasi Baku Lapangan usaha (KBLI), BKPM telah memastikan bahwa facebook akan membangung kantornya di sini.

Copyright ©Kumparan

Dengan menjadi badan usaha tetap, maka FB akan dikenai tanggung jawab PPH Badan Usaha. Mengacu pada tariff PPH untuk badan uaha, perusahaan yang asline brkantor si California, Amerika Serikat itu akan dikenakan tarif pajak sebesar 25 persen.

Terkait dengan tunggakan pajak tahun-tahun sebelumnya, hal itu masih belum dibahas. Apabila mengacu pada kasus Google, pemerintah akan mencoba mengejar hal tersebut. Dalam kasus Google, pemerintah dan perusahaan yang telah berdiri di Indonesia sejak tahun 2011 lalu itu sepakat agar yang dilunasi kewajiban pajaknya adalah berdasarkan SPT 2016.

Di sisi lain, Darmin sendiri enggan berpendapat perihal berapa tahun tunggakan pajak FB yang dapat ditagih. Namun berdasarkan pengalaman, Darmin mengatakan akan ada perdebatan terkait dengan perihal perhitungan pihak siapa yang benar.

Baca Juga FB Siapkan Fitur Penggalangan Dana Juga Lho!

Menurut darmis, selalu persoalannnya adalah masing-masing akan buat pendapat sendiri, prhitungan yang dianggap paling benar. Serta tidak ada standarnya.

Sebelumnya, Direktur Penyuluhan, pelayanan dan ubungan Mayarakat Ditjen pajak hestu Yoga Saksama mengatakan, pengenaan tarif PPh Badan Usaha pada FB akan sama seperti wajib pajak badan lainnya.

Secara terpisah, menteri Keuangan sri Mulyani enggan berkomentar terkait pajak perusahaan jejaring sosial ini. Ia mengatakan, bahwa hal itu akan ia sampaikan di lain waktu.

Baca Juga Usai Tagih Pajak Google, Kini Menkeu Tagih FB!

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY