Berita Hot : Pengupayaan Pelepasan 4 Sandera Abu Sayyaf Masih Terus Diupayakan, Penyandera Minta Tebusan 200 Juta Peso !

0
1352
abu sayyaf

Berita Hot : Pengupayaan Pelepasan 4 Sandera Abu Sayyaf Masih Terus Diupayakan, Penyandera Minta Tebusan 200 Juta Peso !

indowarta.com– Hingga saat ini masih dilakukan upaya pembebasan empat anak buah kapal yang disandera oleh kelompok radikal Abu Sayyaf oleh tim negosiator. Dalam hal ini penyandera sempat meminta uang tebusan sebesar 200 juta Peso. Hal ini ditegaskan oleh Mayor Jendera Purnawirawan Kivlan Zen yang saat ini menjadi salah satu anggota negosiator.

Namun hingga saat ini negosiasi masih berlangsung. Pihaknya terus berupaya agar pembebasan empat sandera kali ini sama dengan sepuluh sandera sebelumnya yang berjalan dengan lancar. Kivlan sendiri juga telah meminta doa kepada masyarakat agar pembebasan ini bisa dilakukan dalam waktu dekat.

Sebelumnya pada proses negossiasi pembebasan 10 ABK WNI yang disandera pada hari Minggu 1 Mei 2016 ini memang tidak disertai dengan penyerahan sejumlah uang. Walaupun padaha sebenarnya kelompok Abu Sayyaf meminta uang tebusan sebesar 50 juta Peso.

abu sayyaf

Negosiasi sendiri dilakukan oleh Kivlan bersama tim neogsiator dan juga dibantu oleh pemerintah Filipina. Yang termasuk dalam pemerintah Filipina tesebut adalah Gubernur Sulu Abdusakut Toto Tan II. Dia merupakan keponakan dari pemimpin Moro National Liberation Front (MNLF) yaitu Nur Misuari.

Saat bertugas sebagai pasukan Perdamaian Filipina Selatan tahun 1995-1996, Nur Misuari adalah merupakan rekan dari Kivlan. Kivlan sendiri juga meminta doa kepada masyarakat Indonesia agar operasi berjalan dengan lancar dan empat ABK WNI yang disandera bisa diselamatkan dalam waktu dekat.

Kivlan sendiri mengatakan bahwa proses negosiasi sedang terjadi. Dia mangaku telah mengatahui penyandera, dimana tempat penyanderanya dan pihaknya juga sudah bisa menelpon penyandera. Tapi hal tesebut tidak bisa disebutkan karena ini merupakan operasi intelijen.

Sementara itu Sekretasris Kabinet Pramono Agung mengatakan bahwa pemerintah telah melakukan diplomasi total dalam upaya pembebasan 10 WNI yang disandera oleh Abu Sayyaf. Upaya diplomasi tersebut sepenuhnya berada di bawah koordinasi Presiden Joko Widodo. Pemerintah sendiri juga tealh dibantu oleh pihak lain namun tidak disebutkan secara detail.

baca juga :

Berita Hot : Benarkah kelompok Abu Sayyaf lepas Sandera 10 WNI Lantaran Ada Tebusan Rp14 M ?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here