Cerita Saksi Teror di Mabes Polri, Sempat Dikira Maling!

0
716
Teror di Mabes Polri
Copyright©detik

Cerita Saksi Teror di Mabes Polri, Sempat Dikira Maling!

Indowarta.com– Pedagang Soto Ayam yang barada di daerah Lapangan Bhayangkara yakni Fauzi Abdul Wopih ini pun telah menjadi salah satu saksi teror di Mabes Polri. Fauzi pun mengatakan bahwa kejadian yang telah terjadi di Masjid Falatehan ini pun berawal dari dikira ada yang kemalingan.

baca juga : Kebijakan Google Soal Konten Pro Terorisme di Youtube!

Pada saat itu telah terdengar suara gaduh, anggota Brimob yang pada saat itu ada di Lapangan Bhayangkara pun berlari ke arah masjid. Fauzi mengatakan bahwa pada saat itu pun pada berhamburan polisi yang keluar dari tenda.

Fauzi mengatkan bahwa setelah tidak lama kemudian ini pun korban teror di Mabes Polri itu berlari dari arah Masjid menuju ke lapangan Bhayangkara dengan luka tusuk di leher bagian belakang. Sepanjang jalan Masjid Fatahelan pun berceceran darah.

Teror di Mabes Polri
Copyright©kriminalitas

Pada saat itu korban telah meminta tolong dan dibawa ke rumah sakit. Fauzi mengatakan “Gundul langsung yang antar ke Rumah Sakit Pertamina”. Yang dimaksud Gundul oleh Fauzi itu merupakan seorang pedagang di area lapangan Bhayangkara. Pada saat itu pun Gundul tengah makan soto ayam yang kemudian dirinya segera mengambil motor matic miliknya. Fauzi mengatakan “Boncengan tiga orang tadi ke rumah sakit, korban di tengah”.

baca juga : Pasca Ledakan Bom Di Kampung Melayu, Densus 88 Sudah Tangkap 41 Terduga Teroris!

Fauzi bercerita bahwa setelah mengetahui bahwa ada temannya yang kena tusuk itu, seluruh anggota Brimob yang berada di lapangan pun berlari menuju ke masjid. Ada juga yang berteriak agar anggota lainnya ini segera keluar dan cepat ke Masjid. Fauzi mengatakan “Makanya pelakunya nggak bisa lolos karena langsung terkepung”.

Aksi teror di Mabes Polri ini pun telah terjadi pada hari Jumat 30 Juni 2017. Dua anggota Brimob telah ditusuk oleh seorang pria yang tidak dikenal di Masjid Falatehan, Jakarta Selatan. Kepala Biro Penerangan Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Rikwanto telah menyebutkan bahwa aksi teror di Mabes Polri ini pun terjadi setelah korban selesai melaksanakan sholat Isya.  Rikwanto mengatakan “Pelaku yang juga ikut salat tiba-tiba berteriak dan menikam dua anggota yang berada di sebelahnya”.

baca juga : 

Peran 3 Tersangka Teroris di Bima yang Diduga Berkaitan dengan ISIS!

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY