Cerita Helikopter Basarnas yang Jatuh Berencana Bantu Korban Kawah Sileri Gunung Dieng!

0
364
Copyright ©Okezone

Cerita Helikopter Basarnas yang Jatuh Berencana Bantu Korban Kawah Sileri Gunung Dieng!

Indowarta.com – Helikopter Badan SAR Nasional (Basarnas) jatuh di Desa Canggal , Kecamatan Candiroto, Temanggung Jawa Tengah pada Minggu 2 Juli 2017.

Menurut keterangan Deputi Operasional Basarnas, Mayjen Heronimus Guru, helikopter tersebut rencananya akan membantu evakusi korban letusan Kawah Sileri, kawasan wisata pegunungan Dieng.

Haronimus juga menjelaskan, bahwa helikopter berangkat dari Gringsing yang merupakan lokasi siaga selama lebaran. sebab, Gringsing dinilai paling dekat dengan lokasi letusan di Kawah Sileri.

Kawah Sileri sendiri berada di kawasan wisata pegunungan Dieng, Desa Kepakisan, Kecamatan Batur, Banjarnegara, Jawa Tengah, meletus sekitar pukul 12.00 WIB. akibatnya, 17 wisatawan dikabarkan mengalami luka-luka.

Kawah Sileri
Copyright©bisnis

Akibat kecelakaan helikopter milik Basarnas, 8 orang yang terdiri dari 4 kru dan 4 tim rescue Basarnas dinyatakan meninggal dunia. Berkut ini kronologi kecelakaan tersebut.

Pada Minggu, 2 Juli 2017 sekitar pukul 14.45 WIB, Helikopter Dauphin berangkat dari Gringsing ke Semarang untuk mengisi bahan bakar. Kemudian pukul 16.00 WIB heli berangkat dari Bandara Ahmad Yani Semarang guna melakukan rescue dan pemantauan di Dieng.

Pukul 16.12 WIB, Heli melewati batas minimum ketinggian. Sekitar pukul 16.14 WIB, Heli dilaporkan mengalami crash di ketinggian 7 ribu kaki. Pukul 20.00 WIB, petugas berhasil menuju lokasi kecelakaan helikopter.

Selanjutnya pada Senin, 3 Juli 2017 sekitar pukul 02.00 WIB, 8 korban yang ditemukan tewas di kolaksi kecelakaan kemudian langsung di larikan ke RSUD Temanggung.

Helikopter basarnas itu berencana untuk memantu korban Kawah Sileri. Diketahui, hingga Minggu 2 Juli 2017 sore, kepulan asap pekat masih membumbung dari kawah sileri di kawasan Gunung Dieng, Desa Kepakisan, Kecamatan Batur, Banjarnegra, Jawa Tengah.

Petugas gabungan kepolisian dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPDB) meminta agar wisatawan yang berada di kawasa kawah Dieng, menjauh dari lokasi letupan dengan jarak minimal 100 meter.

Guna menghindari korban jiwa, jalur menuju kawah Sileri di tutup hingga waktu yang belum ditentukan. Meski tidak memakan korban jiwa, meletusnya kawah tersebut mengakibatkan 10 orang pengunjung terkena semburan lahar dingin.

Baca Juga Mengungkap Sejarah Letusan Kawah Sileri yang Menelan Ratusan Korban Jiwa!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here