Ini Tarif Taksi Online Sesuai Peraturan Regulasi Baru yang Mulai Aktif 1 Juli 2017!

0
241
taksi online
Copyrigth©Tribunnews

Ini Tarif Taksi Online Sesuai Peraturan Regulasi Baru yang Mulai Aktif 1 Juli 2017!

Indowarta.com Aturan baru taksi online secara efektif mulai berlaku sejak 1 Juli 2017 lalu. Kendati demikian, dalam pelaksanaannya, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, akan kembali melakukan evaluasi dalam waktu enam bulan ke depan.

Sehubungan telah diterbitkannya PM 26 Tahun 2017 pada tanggal 1 April 2017 lalu, kementerian Perhubungan meminta kepada semua pihak untuk memperhatiakan poin-poin penting dari pemberlakuan PM 26 Tahun 2017. Terutama mengenai penenatapan Tarif Taksi Online, kuota, dan kepemilikan unit kendaraan.

Terkait dengan kuota, kementerian perhubungan meminta agar Gubernur atau Kepala Badan yang berwenjang untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan Ditjen Perhubungan Darat guna mendapatkan rekomendasi.

Sedangkan untuk tarif taksi online batas atas dan batas bawah, Kemenhub membaginya menjadi dua wilayah. Wilayah I untuk Sumatera, Jawa, dan Bali dengan tarif batas bawah sebesar Rp 3.500,- per km dan bataa atas sebesar Rp 6.000,- per km.

taksi online
Copyrigth©KreditGoGo

Sedangkan untuk wilayah II unntuk Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua dengan tarif taksi online batas bawah sebesar Rp 3.700,- per km dan batas atas sebesar rp 6.500,- per km.

Sementara terkait dengan kepemilikan kendaraan atau Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (STNK) atas nama badan hukum sebagaimana dimaskud dalam Pasal 66 ayat (30, kemenhub menetapkan untuk Badan Hukum berbentuk Koperasi.

Bagi anggota Koperasi yang memiliki STNK atas nama perorangan masih dapat menggunakan kendaraannya untuk melakukan kegiatan usaha Angkut Sewa Khusus (ASK) atau taksi online sampai masa berlaku, dengan melampirkan Perjanjian Kerjasama 9PKS) antara anggita koperasi dengan pengurus koperasi.

Dalam siaran resmi Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Perhubungan pada Minggu 2 Juli 2017, Menhub mengatakan bahwa masyarakat harus diberikan edukasi bahwa tidak boleh ada stagnansi, tidak boleh ada sesuatu yang tidak diinginkan.

Maka dari itu pihaknya menyampaikan beberapa ketentuan terkait dengan kuota, tarif taksi online batas atas dan bawah, serta kepemilikan kendaraan yang diatur atau diundangkan oleh negara. Di sisi lain, sebelumnya, beberapa regulasi baru seperti pengujian berkalan dan pemasangan stiker angkutan sewa khusus juga sudah mulai dilakukan.

Baca Juga Peraturan Tarif Taksi Online Resmi Berlaku, Ini Dampaknya Bagi Taksi Konvensional

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY