Bareskrim Panggil Hary Tanoe Pagi Ini Soal Kasus SMS Ancaman!

0
720
Copyright ©Tempo

Bareskrim Panggil Hary Tanoe Pagi Ini Soal Kasus SMS Ancaman!

Indowarta.com – Pendiri MNC Group Hary Tanoesudibjo dijadwalkan akan menjalani pemeriksaan perdananya sebagai tersangka terkait kasus SMS bernada ancaman pada pagi hari ini, Selasa 4 Juli 2017 di Direktorat Siber Bareskrim Polri, gambir, Jakarta Pusat.

Pria yang akrab disapa Hary Tanoe ini disangkakan melanggar Undnag-undang ITE lantaran diduga mengirim pesan bernada ancaman kepada jaksa Yulianto. Menurut keterangan yang disampaikan oleh Direktur Siber Bareskrim Polri Brigjen Fadil Imran, penyidik menjadwalkan agenda pemeriksaan Hary pukul 09.00 WIB.

“Panggilan untuk besok jam 09.00 WIB,” ujar Fadil pada Senin 3 Juli 2017 malam.

Baca Juga Jaksa Agung Dilaporkan Ke Bareskrim Usai Sebut Hary Tanoe Tersangka!

Namun sayangnya, hingga kemarin malam, Fadil mengaku penyidik belum menerima kabar terkait hadir atau tidaknya Ketua Umum Partai Perindo tersebut guna menggenapi panggilan pertama penyidik.

Copyright ©CNN indonesia

Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, Hary Tanoe ditetapkan sebagai tersangka terkait SMS bernada ancaman pada 15 Juni 2017 lalu. Penetapan tersangka Bos MNC ini didasari hadil gelar perkara yang dilakukan oleh penyidik Direktorat Siber Bareskrim Polri pada 14 Juni 2017.

Sebelumnya, Fadil juga sempat mengungkapkan beberapa alat bukti yang telah dikantongi oleh pihak kepolisian guna menaikkan status Hary Tanoe dari saksi terlapor menjadi tersangka. Alat bukti yang dimaksud yakni keterangan saksi, keterangan ahli, surat serta petunjuk.

Seminggu pasca penetapan Hary sebagai tersangka, pihak kepolisian kemudian mengirimkan surat permohonan pencegahan Hary Tanoe ke luar negeri. Surat tersebut telah diterima oleh Direktorat Jenderal Imigrasu Kemenkumham pada 22 Juni 2017.

Baca Juga Hary Tanoe Bantah Terlibat kasus Restitusi Pajak Mobile 8!

Masa pencegahan Hary Tanoe berlaku sejak imigrasu menerima surat hingga 20 hari kedepannya. Kadiv HUmas Polri, Irjen Setyo Wasisto menegaskan pihaknya mengikuti prosedur dalam pemanggilan tersangka.

Nantinya, polisi akan melayangkan panggilan kedua jika panggilan pertama tidak dipenuhi. Kemudian polisi akan menjemput paksa jika tersangka tetap tidak memenuhi panggilan selanjutnya.

Hary Tanoe dilaporkan oleh jaksa Yulianto pada tahun 2016 lalu lantaran ia mendapatkan pesan singkat dari Hary yang dirasa bernada ancaman. Namun hal itu dibantah oleh Ketua Umum Perindo, ia menyangkal jika sms yang dikirimnya merupakan ancaman.

Baca Juga Nama Hary Tanoesoedibjo Sudah Tercantum Sebagai Tersangka di SPDP!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here