Kemenkumham Sebut Belum Terima Surat Resmi Pansus Angket!

0
306
Copyright ©SINDOnews

Kemenkumham Sebut Belum Terima Surat Resmi Pansus Angket!

Indowarta.com – Kepala Biro Hubungan Masyarakat (Humas) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Effendy BP menyatakan bahwa pihaknya belum menerima surat resmi dari Panitia Khusus (Pansus) Angket KPK yang berisi tentang keinginnanya untuk menemui narapidana korupsi.

Menurut penuturan Effendi, surat terebut sudah terinfo melalui WhatsApp, namun belum ada surat aslinya. Effendi kemudian menjelaskan, jika surat itu telah diterima Kemenkumham, maka akan dikoordinasikan ke Lembaga Permasyarakatan (Lapas) yang menampung narapidana korupsi.

Effendi juga menyebut jika Kemenkumham saat ini belum bisa memastikan anggota pansus hak angket KPK dapat menemui narapidana tersebut atau tidak.

Baca Juga Berita Terkini: Bertambah 7, Inilah Nama 26 Inisiator Hak Angket KPK!

Menurutnya, surat tersebuy seharusnya disampaikan kepada Kemenkumham dan Ditjen Permasyarakatan sebagai institusi yang berada di bawh naungan Kemenkumham. Pansus Hak Angket KPK di DPRD berencana akan menemui narapidana kasus tindak pidana korupsi pada kamis 6 Juli 2017 mendatang.

Copyright ©detik

Kunjungan yang dilakukan oleh Pansus itu berpotensi melemahkan KPK. Wakil Ketua Pansus Angket KPK Risa Mariska mengatakan pihaknya tlah melayangkan surat pemberitahuan kepada Ditjen PAS Kemenkumham, terkait rencana kunjungan anggota pansus angket ke lapas tempat narapidana korupsi di tahan.

Di sisi lain, Kasubag Publikasi humas direktorat Jenderal permasyarakatan (Ditjen PAS) kementerian Hukum dan HAM Syarpani mengatakan, pihaknya siap membantu DPR guna melakukan kunjungan terhadap narapidana kasus korupsi.

Asalkan Pansus Hak Angket KPKtelah mengirimkan surat resmi dan mengantingi izin dari Menteri Hukum dan HAM terlebih dahulu. Menurut Syarpani, hingga kini belum ada surat pemberitahuan dari pansus angket terkait agenda kunjungan tersebut.

Baca Juga Berita Terkini: Sikap Fahri Hamzah Soal Hak Angket KPK Rugikan PKS?

Dia juga mengatakan, surat pemberitahuan tersebut dinilai penting agar dapat disesuaikan dengan agenda kegiatan yang sudah ada.

Di sisi lain, KPK sendiri juga tidak mempermasalahkan rencana Pansus Hak Angket KPK yang akan menemui beberapa narapidana kasus tidak pidana korupsi di Lapas Sukamiskin Bandung dan Rutan Pondok Bambu Jakarta Timur.

Menurut juru bicara KPK, Febri Diansyah, sikap KPK sederhana saja soal rencana Pansus Hak Angket yang akan mengunjungi narapidana kasus korupsi itu. Diketahui, Pansus Hak Angket KPK berencana akan menemui beberapa napi tipikor pada 6 Juli 2017.

Baca Juga Hak Angket KPK Dilatar Belakangi Oleh Balas Dendam?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here