Rombak Pejabat DKI, Djarot Mengaku Tak Bisa Layaknya Ahok!

0
1317
PDIP
Copyright©bisnis

Rombak Pejabat DKI, Djarot Mengaku Tak Bisa Layaknya Ahok!

Indowarta.com– Gubernur DKI Jakarta yakni Djarot Saiful Hidayat ini pun telah mengaku tengah melakukan evaluasi untuk merombak satuan kerja perangkat daerah (SKPD) dari eselon 2 hinga 4. Djarot di Balai Kota Jakarta pada hari Rabu 5 Juli 2017 ini telah mengatakan “Kita evaluasi terus ini, kalau memungkinkan juga kita akan (rombak),”.

baca juga : Gelar Acara Halalbihalal di Balai Kota DKI, Djarot Saiful Hidayat Rombak Tradisi Ahok!

Rombak pejabat DKI ini akan dilakukan terhadap tingkatan eselon 2 hingga 4 yang tidak ketinggalan juga mengisi jabatan yang masiih kosong. Djarot mengatakan “Semuanya (dirombak) eselon II, III, IV, termasuk mengisi jabatan lowong. termasuk mengisi para pejabat yang sudah purna tugas”.

WAJIB BACA :  Ahok Bantah Tuduhan Anies Baswedan Soal Aliran Uang Operasional Gubernur DKI

Walaupun dirinya melakukan rombak pejabat DKI Jakarta ini, Djarot yang merupakan mantan wali kota Blitar itu pun mengaku bahwa dirinya tidak bisa melakukan perombakan total seperti yang telah dilaukan oleh Basuki Tjahaja Purnama atau yang kerap disapa dengan nama Ahok.

Djarot Saiful Hidayat
Copyright©ahokdjarot

Djarot mengatakan “Mutasi seperti ini tetap meminta persetujuan dari Kemendagri. Kalau dulu zamannya Pak Ahok kan bisa langsung. Tapi sekarang karena kurang 4-5 bulan (masa jabatan berakhir), kita akan konsultasi ke Kemendagri”.

baca juga : Ini Cerita Djarot Soal Kondisi Ahok Terkini di dalam Rutan!

Djarot Saiful Hidayat akan melepas jabatan Gubernur DKI Jakarta kurang lebih dalaml waktu 3 bulan nanti. Walaupun begitu, Djarot masih terus merencakan perombakan jabatan di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

WAJIB BACA :  Ahok Bantah Tuduhan Anies Baswedan Soal Aliran Uang Operasional Gubernur DKI

Djarot sendiri juga mengaku bahwa di dalam sisa masa jabatannya yang sudah mulai menyempit ini dirinyta tidak bisa secara leluasa untuk melakukan rombak pejabat DKI Jakarta. Djarot mengatakan bahwa untuk hal ini dirinya harus melakukan konsultasi dan juga koordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sebelum melakukan rombak jabatan DKI Jakarta ini.

Oleh sebab itu Djarot tidab bisa memastikan mengenai kapan tanggal rombak pejabat DKI Jakarta itu akan berlangsung pastinya. Djarot baru bisa menyebutkan tanggalnya setelah dirinya berkonsultasi dan berkoordinasi dengan Kemendagri. Dirinya tidak bisa serta mera meakukan rombak jabatan DKI Jakarta dengan begitu saja walaupun masa jabatannya tinggal sedikit lagi.

baca juga : 

Djarot Beberkan Alasan Kenapa Larang Takbir Keliling!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here