Ratusan Karyawan MNC Group Tolak di PHK Karena Pesangon Tak Sesuai!

0
782
Karyawan MNC Group
Copyright©klimg

Ratusan Karyawan MNC Group Tolak di PHK Karena Pesangon Tak Sesuai!

Indowarta.com– Federasi Serikat Pekerja Media Independen (FSPMI), Aliansi Jurnalis independen (AJI), dan Lembaga Bantuan Hukum Pers (LBH Pers) telah menggelar pertemuan dengan pihak Kementerian Ketenagakerjaan pada hari Rabu 5 Juli 2017.

BACA JUGA : Mulai 1 Juli, Tak Ada Lagi 7 Eleven yang Buka di Indonesia!

Pertemuan yang telah digelar itu telah membahas mengenai pemutusan hubungan kerja atau PHK terhadap sekitar 300 pekerja anak perusahaan MNC Group. Karena dinilai pemberian uang pesangon tidak sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, mereka pun telah menolak menolak penjatuhan PHK.

Sasmito Madrim dari FSPMI sebelum pertemuan telah mengatakan “Kami diundang oleh Kemenaker, untuk memberi masukan terkait pemutusan kerja massal sepihak dari MNC. Data yang masuk ke kami ada 300 pekerja yang di-PHK”. Sasmito mengatakan bahwa seluruh pekerja yang ditelah mendapatkan PHK ini telah menuntut pesangon dibayarkan sesuai dengan ketentuan UU Ketenagakerjaan.

Karyawan MNC Group
Copyright©seword

Menurut Sasmito, terdapat ratusan pekerja yang sudah berkerja selama lebih dari lima tahun. Namun pesangon yang diberikan ini tidak sesuai dnegan masa kerjanya.

Sementara itu berdasarkan dari UU Ketenagakerjaan ini telah menyebutkan bahwa karyawan yang telah menjalankan masa kerjanya lebih dari lima tahun dan kurang dari enam tahun ini telah berhak mendapatkan yang pesangon sebesar enam kali dari upah per bulannya.

BACA JUGA : Sudah Jadi Badan Usaha Tetap, Pajak FB Diburu!

Sasmito mengatakan “Kami menolak PHK tersebut, karena itu terjadi secara sepihak, dari pihak MNC harus memberikan hak-hak karyawan gaji dan sebagainya”. Sasmito mengatakan bahwa jika memang mendapatkan PHK, maka pihaknya meminta agar pesangon yang diberikan ini sesuai dengan Undang-Undang Ketenagakerjaan. Namun yang kontrak memanglah tidak tercantum di dalam UU, akan dilihat masa kerjanya berapa buan dan pihak MNC ini harus membayar sisa masa kerja itu.

Pada tahun 2017 ini, kurang lebih ada 300 karyawan MNC Group yang telah mengalami PHK sepihak secara massal. Setiakdanya dari jumlah 100 orang itu terdapat sebanyak 42 orang Karyawan MNC Group telah mendapatkan PHK secara sepihak.

Ada juga pemutusan kontrak kerja yang telah dialami oleh 90 orang Karyawan MNC Group MNC Channel. Lalu beberapa waktu yang lalu sebanyak 8 orang karyawan iNewsTV ini juga telah mengalami PHK.

baca juga : 

Ini Daftar ‘Pekerjaan Rumah’ Sri Mulyani yang Harus Diselesaikan Usai Libur Panjang Lebaran 2017

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY