Berita Terkini: Pelapor Akui Telah Edit Video Unggahan Kaesang!

0
2340
Copyright ©Youtube

Pelapor Akui Telah Edit Video Unggahan Kaesang!

Indowarta.com – Pelapor Kaesang Pangarep, Muhammad Hidayat (MH), mengaku dirinya telah mengedit video yang diunggah di akun Kaesang. Ia menambahkan tulisan-tulisan dalan video tersebut. Ia mengaku tulisan itu hanya untuk memperkuat.

“Iya saya yang buat, beberapa waktu lalu, saya lupa hari apa. Diambil dari videonya Kaesang. Kalau yang ada tulisannya itukan hanya memperkuat, menambahkan teks,” ujar MH pada Rabu 5 Juli 2017.

Menurut pelapor, dalam video putra bungsu Jokowi yang sudah di editnya, terdapat tulisan-tulisan yang berisikan pendapat hukum sederhana yang memperjelas adanya enam ujaran kebencian dalam uanggahan akun Kaesang.

Selain itu ia juga mengatakan bahwa video hasil editan tersebut diunggah kea kun YouTube miliknya yang bernama Tuan Muda EL dengan judul ‘Akhirnya anak Jokowi diadukan ke polisi terkait penebar kebencian’.

BapakMintaProyek
Copyright©youtube

MH melaporkan pria berusia 22 tahun ini ke Polres Metro Bekasi Kota atas dugaan penodaan agama dan ujaran kebencian. Pemain film Cek Toko Sebelah ini diduga melakukan ujaran kebencian melalui vlog (video blog)  miliknya yang berjudul #BapakMintaProyek yang diunggah kea kun YouTube pribadinya.

Pelapor menjadikan akun YouTube milik Kaesang sebagai barang bukti. Saat ditemui dikediamannya, MH mengaku membuat laporan tersebut sebagai bentuk kepedulian sebagai warga negara.

Ia ingin berkontribusi terhadap kebaikan dalam kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara, khususnya yang terkait dengan proses penegakan hukum yang terkait proses penegakan hukum yang berkeadilan.

Menurut MH, Kaesang telah melakukan tindakan melontarkan kebencian di dalam media sosial yang merupakan tidak kejahatan yang harus diberantas.

Menurut MH ada dua ujaran dari adik Gibran Rakabuming Raka yang mudah diingat, meski sebenarnya menurutnya ada lebih dari dua lontaran yang patut diduga sebagai ujaran kebencian dan penodaan agama.

Menurutnya, lontaran yang mudah diingat adalah kata ‘ndeso’ yang baginya merupakan suatu ujaran kebencian. Kendati demikian, MH mengatakan, penilaiannya itu belum tentu benar, sehingga perlu dibuktikan di pengadilan.

Selain kata ndeso, MH juga menilai kata ‘mengadu domba’, ‘mengkafir-kafirkan’, ‘tidak mau menshalatkan karena perbedaan memilih pemimpin’ sebagai kata yang mengandung ujaran kebencian. Laporan yang dibuat MH kepada Kaesang yang dianggap mengeluarkan ujaran kebencian itu beredar pada 2 Juli 2017 lalu.

Baca Juga Kalimat di Vlog Kaesang yang Dilaporkan Ke Polisi!

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY