Jusuf Kalla Tanggapi Ancaman Revolusi Habib Rizieq Shihab!

0
1334
Jusuf Kalla
Copyright©suratkabar

Jusuf Kalla Tanggapi Ancaman Revolusi Habib Rizieq Shihab!

Indowarta.com – Pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab sebelumya dikabarkan telah memberikan ultimatum kepada pemerintah Indonesia. Ancaman dari Habib Rizieq ini pun ikut ditanggapi oleh Wakil Presiden RI Jusuf Kalla.

Seperti diketahui Habib Rizieq saat ini belum memunculan batang hidungnya di tanah air setelah kasus percakapan berkonten pornografi diangkat oleh pihak kepolisian. Baru-baru ini pemimpin pentolan FPI tersebut justru meminta pemerintah untuk melakukan rekonsiliasi atau jika tidak diirnya akan melakukan revolusi.

Ultimaatum yang disampaikan oleh Rizieq Shihab itu diketahui diucapkannya melalui rekaman suara yang telah disebarkan oleh Juru Bicara FPI, Slamet Maarif.  Dalam rekaman tersebut dikatakan jika Rizieq Shihab melaui pernyataannya ini bukan berarti menyerah namun sebagai aksi bela islam.

Habib Rizieq mengatakan jika dirinya melakukan ini sebagai bentuk implementasi bela islam. ‘Implementasi ialah ruh dari aksi bela islam mulai dari 411 dan 212 yang selalu mengutamakan dialog serta untuk perdamaian tehadap semua pihak’ ujarnya dalam rekaman.

Habib Rizieq Shihab
Copyright©merdeka

Kemudian dia juga meminta agar pemerintah lakukan rekonsiliasi atau menghentikan perkara yang menjerat para ulama serta aktivis. Rizieq Shihab menilai jika kasus yang menjerat para ulama termasuk dirinya merupakan upaya kriminalisasi. Dan jika rekonsiliasi tersebut gagal terwujud maka pemerintah dianggap gagal dalam penghentian penyebaran paham komunis, liberal dan paham lainnya.

Rizieq pun mengancam akan melakukan revolusi jika rekonsiliasi tidak dilakukan oleh pemerintah. ‘Jika tidak maka revolusi merupakan pilihan satu-satunya bagi rakyat dan bangsa Indonesia’ ujar Habib Rizieq.

Sedangkan menaggapi pernyataan tersebut Jusuf Kalla mengatakan jika rekonsiliasi sulit terwujud jika individu yang memintanya tersangkut dalam perkara hukum. ‘Pemeritah tidak akan melakukan rekonsiliasi untuk mereka yang mengajukan namun terjerat perkara hukum’ ujarnya saat ditemui di kantor Wakil Presiden pada Selasa, 4 Juli 2017.

JK panggilan akrabnya mengaku tidak begitu paham perkara yag tengah dihadapi  oleh Habib Riizeq. Dia juga menyatakan jika tidak paham betul dengan rekonsiliasi yang dimaksud dan diinginkan oleh Imam Besar FPI tersebut.

Jusuf Kalla sendiri menuturkan jika rekonsiliasi ini dapat berjalan namun juga disertai dengan syarat tertentu.  Menurutnya rekonsisliasi memerlukan kajian lebih detail dan lanjut serta tidak bisa begitu saja diwujudkan terlebih yang menginginkannya terlibat dalam suatu perkara hukum.

baca juga : Polisi Tak Ambil Pusing Soal Ancaman Revolusi Habib Rizieq Shihab!

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY