Berita Terkini : KPK Larang Setoran 1 M Sebagai Calon Caketum Golkar, Nyatanya ?

0
1029
caketum Golkar

Berita Terkini : KPK Larang Setoran 1 M Sebagai Calon Caketum Golkar, Nyatanya ?

indowarta.com– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melarang iuran caketum Golkar yang senilai Rp 1 miliar untuk Munaslub. Wakil Presiden Indonesia yang sekaligus mantan ketua umum Golkar ikut membuka pendapatnya mengenai hal ini.

Jusuf Kalla mengakui bahwa dirinya sendiri belum tau mengenai hal tersebut. Oleh karena itu sebenarnya formatnya itu salah. Jikalau menyumbang untuk panitia itu baru tidak ada persoalan yang timbul.

Jusuf Kalla menilai uang tersebut sah-sah saja apabila diberikan ceketum Golkar kepada panitia berupa sumbangan. Yang perlu diperhatikan adalah tujuan dari iuran yang dibayarkan caketum Golkar tersebut seharusnya bukan sebagai syarat untuk pendaftaran.

Jusuf Kalla mengatakan bahwa itu bukanlah mahar sebenarnya, uang itu adalah sumabangan untuk panitia. Bukan bahsanya yang diubah, namun tujuannya yang harus diubah. Jadi bukan syarat untuk mendaftar tapi berpartisipasi dalam kepanitiaan.

Semua orang bergotong royong untuk kelancaran penyelenggaraan. Ha ini dinilai bukan merupakan hal yang salah.

caketum Golkar

Sebelumnya telah diberitakan Wakil Ketua Komite Etik Munaslub Golkar Lawrence Siburian mendatangi KPK guna meminta tanggapan soal iuran yang diwajibkan ke caketum Golkar. Pada saat itu Lawrence bertemu dengan Ketua KPK Agus Rahardjo dan juga trio Wakil Ketua KPK yakni Basaria Pandjaitan, La Ode Syarif dan Alexander Marwata. Dari pertemuan tersebut hasilnya adalah KPK melarang iuran tersebut.

KPK mneyebutkan bahwa uang Rp 1 miliar itu tidak diperbolehkan. Baik calon yang dipilih itu merupakan penyelenggara negara misalnya anggota DPR. Maupun yang punya suara bisa saja dia merupakan anggota DPR, Bupati, Gubernur, Wali Kota.

Sementara itu pendaftaran calon Ketua Umum Golkar untuk Munaslub kini resmi ditutup. Total ada delapan bakal calon caketum yang telah resmi mendaftar. Delapan calon tersebut kemudian akan diverifikasi berkas dan juga syaratnya.

Setelah diadakan verifikasi, keesokan harnay akan diadakan pengundian nomor urut. Rencananya pengundian nomor urut ini akan digelar di Hotel Shanri La pada 7 Mei 2016.

baca juga :

Berita Terkini : Ingin Bangun Kawasan Wisata, Ahok Siap Bongkar dan Tertibkan Kolong Tol Tongkol !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here