Sudah Saatnya Pimpinan Polri dan Jajaranya Mundur Karena Tak Respon Kasus Kaesang?

0
586
Kaesang
Copyright©youtube

Sudah Saatnya Pimpinan Polri dan Jajaranya Mundur Karena Tak Respon Kasus Kaesang?

Indowarta.com– Langkah dari pihak polisi untuk memproses putra bungsu Presiden Joko Widodo yakni Kaesang Pangarep ini telah dinanti oleh Wakil Ketua Komisi III DPR yakni Desmond Junaidi Mahesa. Desmond mengatakan bahwa ini merupakan ujian bagi Korps Bhayangkara itu untuk membuktikan polisi objektif atau tidak di dalam penegakan hukum.

Desmon pada saat berada di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada hari Kamis 6 Juli 2017 ini telah mengatakan “Itu kan menguji hukum jalan nggak? Kita lihat polisi hari ini kan, suka-suka menetapkan orang ujaran-ujaran kebencian. Ya kita tunggu polisi. Polisi kita ini benar apa nggak? Kan itu intinya”.

Menurutu Desmond, jika tidak ada tindak lanjut terhadap laporan itu, jajaran Polri pada saat ini sebaiknya mengundurkan diri dari jabatannya saja. Desmond mengatakan “Kalau nggak ada tindakan terhadap anaknya Jokowi, berarti sudah saatnya pimpinan Polri ini disuruh mundur semua”.

Kaesang
Copyright©youtube

Seperti yang telah diketahui bahwa Kaesang ini telah dilaporkan ke Polres Kota Bekasi. Kaesang telah dituding melakukan penodaan agama serta menyebarkan ujaran kebencian melalui sebuah video yang telah diunggah ke dalam akun Youtube.

Di dalam laporan itu, Kaesang telah dianggap mengunggah sebuah video yang bernadakan ujaran kebencian dengan kata-kata “Mengadu-adu domba dan mengkafir-kafirkan, enggak mau mengikatkan, padahal sesama muslim karena perbedaan dalam memilih pemimpin. Apaan coba? Dasar ndeso”.

Putra Bungsu Jokowi ini seperti yang telah diketahui baha aktif di media sosial seperti Youtube. Dirinya telah dilaporkan atas dugaan penodaan agama dan juga ujaran kebencian. Kasus ini telah dilaporkan oleh M Hidayat ke polisi dengan terlapor Kaesang. Laporan tersebut bernomor LP/1049/K/VI/2017/SPKT/Resto Bekasi Kota. Walaupun begitu, di dalam surat laporan itu hanya bertuliskan nama Kaesang saja.

Di dalam laporannya itu, pelapor telah menyertakan kejadian perkara atau saat pria yang diduga Kaesang itu telah mengunggah sebuah video di dalam akun Vlog nya pada tanggal 29 Mei 2017.

baca juga : 

Kasus Kaesang Dihentikan, Istana Tegaskan Tak Ada Intervensi!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here