Hotman Paris Bandingkan Kasus Hary Tanoe dengan Kasus Satu Ini!

0
588
Copyright ©Poskota News

Hotman Paris Bandingkan Kasus Hary Tanoe dengan Kasus Satu Ini!

Indowarta.com– Kuasa hukum Hary Tanoesoedibjo yakni Hotman Paris Hutapea ini pun telah ikut mendampingi kliennya yang menjalani pemeriksaan pertama kali sebagai tersangka di Barsekrim Polri. Hary Tanoe telah diperiksa sebagai tersangka SMS yang bernadakan ancaman kepada Kasubdit Pidana Khusus Kejaksaan Agung Yulianto. Menurut Hotman Paris, SMS dari Hary Tanoe itu sangatlah jauh dari nada ancaman.

Hotman di Bareskrim Polri, Cideng Barat, Tanah Abang, Jakarta Pusat pada hari Jumat 7 Juli 2017 ini telah mengatakan “Ya hari ini sebagaimana anda tahu pemeriksaan Hary Tanoe terkait SMS yang isi SMS idealisme bukan ancaman. Ya sangat menyedihkan tapi apa boleh buat kalau ada panggilan kita harus datang”.

Setelah itu Hotman Paris pun telah membandingkan SMS tuduhan tersebut dengan video Youtube dari putra bungsu Presiden Joko Widodo yakni Kaesang Pangarep. Menurut Hotman Paris, tidak ada kata yang merujuk pada hal seperti ujaran “ndeso” di dalam video Kaesang itu.

Hary Tanoesoedibjo
Copyright©nasional kompas

Hotman Paris mengatakan “Karena isi SMS itu benar-benar katanya (ingin membuktikan) kalau saya terpilih saya akan menegakkan hukum. Itu intinya, Bahkan tidak ada kata-kata ndeso-ndenso (seperti video Kaesang) jadi tidak ada (ancaman)”.

Sebelumnya, karena telah menyandang status tersangka dalam kasus pelanggaran UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) ini, Hary Tanoe pun dicegah untuk keluar negeri. Kepala Humas Direktorat Jenderal Imigrasi, Agung Sampurno telah mengatakan bahwa pencegahan terhadap Hary Tanoe ini pun sudah resmi dilayangkan oleh Bareskrim Polri pada hari Kamis 6 Juli 2017.

Agung mengatakan bahwa pencegahan ini merupakan yang kedua kalinya diterima oleh Ditjen Imigrasi. Sebelumnya pada tanggal 22 Juni 2017 yang lalu, penyidik Direktorat Tinda Pidana Siber ini telah mengirimkan permohonan yang serupa juga kepada Imigrasi.

Kepala Subdirektorat Penyidik Tindak Pidana Korupsi Kejaksaan yakni Agung Yulianto ini telah melaporkan Hary Tanoe ke Bareskrim Polri pada hari Kamis 28 Januari yang lalu. Sang pengusaha disebut telah mengancam Yulianto terkait dengan penyidikan kasus dugaan korupsi PT. Mobile 8.

baca juga : 

Bareskrim Panggil Hary Tanoe Pagi Ini Soal Kasus SMS Ancaman!

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY