GP Ansor Pertanyakan Langkah Pemerintah Soal Pembubaran HTI!

0
513
HTI
Copyright©panjimas

GP Ansor Pertanyakan Langkah Pemerintah Soal Pembubaran HTI!

Indowarta.com– Gerakan Pemuda (GP) Ansor ini pun telah mempertanyakan upaya dari pemerintah mengenai pembubaran organisasi massa yakni Hizbut Tahrir Indonesia atau HTI. Ketua Umum GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas dalam keterangan tertulis di Jakarta pada hari Sabtu 8 Juli 2017 ini telah mengatakan “Sampai hari ini kita tidak mendengar langkah pemerintah menindaklanjuti dengan proses hukum selanjutnya”.

baca juga : Tak Masalah Bubarkan HTI Tanpa Peringatan!

Menurut dirinya, semenjak telah diumumkan mengenai rencana untuk pembubaran HTI pada tanggal 8 Mei 2017 yang lalu, pemerintah ini telah terlalu lama untuk memproses langkah tersebut. Hal ini membuat HTI masih bisa terus beraktivitas. Yaqut mengatakan “Masyarakat di bawah bertanya-tanya, sebenarnya pemerintah itu niat atau tidak membubarkan HTI yang jelas-jelas bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945”.

Yaqut mengatakan bahwa berdasarkan dari UU Nomor 17 tahun 2013 ini pembubarand ormas harus dilakukan melalui pengadilan. Namun pihak pemerintah ini akan bisa menggunakan Peraturan Pemerintah Pengganti UU (Perppu) yang mengatur mengenai ormas yang bila berkeinginan kuat untuk segera membubarkan HTI.

HTI
Copyright©inilah

Yaqut menuturkan “Sebenarnya ini soal keberanian saja dari pemerintah. Kalau problemnya nggak ada yang mampu berpikir kan pasti nggak”. Yaqut menyebutkan bahwa karena memang sudah sangat mendesak, langkah pembubaran secara hukum HTI melalui Perppu ini harus dilakukan. Bila tidak begitu, maka organisasi yang telah didirikan di Palestina itu akan masih terus melakukan aktivitasnya.

baca juga : Berita Terkini: Tahap Pembubaran HTI di Indonesia Sudah masuk Tahap Finalisasi!

Yaqut memberikan contoh bahwa ada kampus swasta besar di Semarang yang telah mengundang secara resmi tokoh HTI untuk melakukan ceramahnya. Padahal melalui Menristekdikti pemerintah suadh memperingatkan kampus agar tidak memberikan ruang bagi kegiatan yang bisa menumbuhkan benih radikalisme.

Yaqut mengatakan “Ceramah-ceramah orang HTI kan anti-Pancasila. HTI ini keinginannya tunggal, yaitu merebut kekuasaan. Mengganti kekuasaan yang telah disepakati oleh semua elemen bangsa ini menjadi negara bentuk baru yaitu Khilafah Islamiyah”.

Sementara itu wakil presiden Jusuf Kalla pada saat ditanyai mengenai wacana menggunakan Perppu untuk membubarkan HTI, dirinya hanyalah menegaskan bahwa semua proses masih akan tetap menggunakan jalur hukum.

baca juga : 

Alasan Hukum Pembubaran HTI!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here