MUI Minta Kemendikbud Tak Buru Buru Berlakukan 5 Hari Sekolah!

0
363
Ma'ruf Amin
Copyrigth©pojoksatu

MUI Minta Kemendikbud Tak Buru Buru Berlakukan 5 Hari Sekolah!

Indowarta.com– Kebijakan mengenai lima hari sekolah yang telah dituangkan di dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 23 Tahun 2017 ini direncanakan akan diberlakukan pada tahun ajaran baru ini.

Baca Juga Berita Terkini: Kemendikbud Pastikan UN SMP 2017 Siap Dilaksanakan!

Terkait dengan hal tersebut, Ketua umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) pusat Ma’ruf Amin telah meminta kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) yakni Muhadjir Effendy untuk mempertimbangkan lagi kebijakan ini.

Dirinya pun berharap agar Kemendikbud ini tidak terlalu terburu-buru untuk memberlakukan kebijakan ini. Menurut Ma’ruf Amin, apabila kebijakan ini dipaksakan untuk diberlakukan, maka akan menjadi kontraproduktif terhadap program kerja Presiden Jokoo Widodo mengenai Nawa Cita yang bertujuan untuk membangun karakter bangsa untuk menyiapkan generasi emas 2045.

Ma'ruf Amin
Copyright©Kompas

Ma’ruf melalui siaran pers pada hari Sabtu 8 Juli 2017 ini telah mengatakan “Selain itu, mengingat Penguatan Pendidikan Karakter menuju generasi emas 2045 merupakan program nasional, maka MUI mengharapkan agar kebijakan tersebut dituangkan dalam bentuk Peraturan Presiden (Perpres) agar skala cakupannya lebih luas dan dalam implementasinya melibatkan seluruh pemangku kepentingan di bidang pendidikan”.

Selanjutnya dirinya pun berharap agar di dalam pembahasan Perpres dimaksud pemerintah melibatkan para pemangku kepentingan seperti Kementerian terkait dan juga MUI, PBNU dan PP Muhamadiyah. Hal ini sejalan dengan penegasan Persiden Joko Widodo dalam pertemuan yang digelar pada 9 Juni 2017 dengan Ketua Umum MUI dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.

Baca Juga Mendikbud Minta Anak Didik Punya Daya Saing Tinggi Saat Peringati Hardiknas hari ini

Ma’ruf mengatakan “Dalam pertemuan tersebut, Presiden Joko Widodo menegaskan akan menerbitkan Peraturan Presiden tentang Penguatan Pendidikan Karakter, sebagai kebijakan nasional”. Menurut Ma’ruf, sangatlah penting untuk melibatkan MUI, Ormas Islam dan juga beberapa pihak yang terkait dalam pembahasan materi Peraturan Presiden.

Hal tersebut bertujuan untuk Perpres yang merupakan kebijakan nasional ini akan bisa diterima dan juga didukung dengan baik oleh seluruh golongan masyarakat sehingga akan bisa dijalankan dengan sebaik-baiknya.

Oleh sebab itu Ma’ruf Amin telah meminta agar Permendikbud Nomor 23 Tahun 2017 tentang Hari Sekolah ini ditunda terlebih dahulu pemberlakuannya dan juga Kemendikbut melakukan kegiagan sosialiasi mengenai langkah lain yang akan bisa menimbulkan pro dan kontra  hingga dengan diterbitkannya Peraturan Presiden RI mengenai Program Penguatan Pendidikan Karakter Bangsa.

baca juga : 

Bukan Dihapuskan, Pendidikan Agama di Sekolah Malah Akan Diperkuat Oleh Mendikbud!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here