Dimas Kanjeng Taat Pridabi Dituntut Penjara Seumur Hidup, Kuasa Hukum Siapkan Pembelaan!

0
260
dimas-kanjeng
Copyright ©poskotanews

Dimas Kanjeng Taat Pridabi Dituntut Penjara Seumur Hidup, Kuasa Hukum Siapkan Pembelaan!

Indowarta.com – Kali sudah disiapkan nota pembelaan untuk Dimas Kanjeng Taat Pribadi oleh kausa hukumnya. Nota keberatan Dimas Kanjeng ini akan dibacakan pada Rabu, 12 Juli 2017 di pengadilan Negeri Kraksaan, Kabupaten Porbolinggo.

Mengenai hal ini disampikan oleh kuasa hukum Dimas Kanjeng, Muhammad Sholeh dengan mengatakan jika saat ini nota pembelaan sudah siap 80 persen. Sedangkan dalam sidang sebelumnya yang digelar pada Senin, 3 Juli 2017, Dimas Kanjeng dijatuhi hukuman penjara seumur hidup dalam kasus pembunuhan dan penipuan berkedok penggandaan uang.

Pemimpin padepokan Dimas Kanjeng tersebut dijerat hukuman dengan pasal 340 juncto pasal 55 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. Rencana sidang pembacaan nota sendiri akan berlangsung besok Selasa, 11 Juli 2017. Namun sidang harus ditunda karena Ketua Majelis Hakim harus menghaidri acara halal bihalal di Pengadilan Tinggi Surabaya.

Maka dari itu akhirnya sidang dengan agenda pleodi tersebut disepakati akan digelar keesokan harinya Rabu, 12 Juli 2017.’ Tidak mungkin kami menundanya lagi, jika dibacakan Rabu ya pastinya nanti akan dibacakan Rabu itu’ ujar Sholeh.

Dimas Kanjeng
Copyright©detik

Terkait tuntutan hukuman seumur hidup terhadap Dimas Kanjeng tersebut menurut Sholeh tidak berdasarkan keterangan saksi dalam persidangan. Menurutnya dalam BAP hanya prosedur awal utnuk orang ditetapkan menjadi saksi atau orang ditetapkan menjadi tersangka.

‘Dalam persidangan itu jaksa membuat tuntutan, tapi datanya,tidak berasal dari keterangan saksi melaikan dari BAP (Berita Acara Pemeriksaan). Awalnya BAP menjadi prosedur awal namun saat pemeriksaan berlangsung BAP tak digunakan lagi’ ucap Sholeh.

Menurut tim penasehat hukum tak ada satu pun saksi yang menyataan keterlibatannya dari kasus Taat Pribadi saat persidangan. Sholeh sendiri mengatakan jika dirinya tak setuju jika Taat Pibadi dipermaslahakan hingga dijatuhi hukuman seumur hidup. Menutnya jika tindakan pembunuhan dilakukan oleh anak buah dan anak buah Taat Pribadi sudah mengakui, jadi pemimpinnya menurut Shoeh tak perlu dipermasalahkan.

Sementara itu cukup diketahui jika Dimas Kanjeng terjerat dua kasus hukum yakni pembunuhan dan penipuan berkedok penggandaan uang. Kasus pembunuhan sendiri menimpa dua anak buahnya yakni Abdul Ghani dan Ismail Hidayah. Kedua pengikut Taat Pribadi ini dibunuh karena dianggap akan membocorkan praktik penipuan penggandaan uang ini.

Sedangkan Taat Pribadi sendiri diangggap berperan menyuruh,dan membantu kasus pembunuhan ini. Pada kasus penipuan sendiri didapatkan berdasarkan laporan dari korban bernama Prayitno warga Jember. Berdasarkan laporan itulah polisi mendapatkan barang bukti yang digunakan Taat Pribadi dan anak buahnya untuk menipu banyak orang.

baca juga : Kak Seto Beri Wejangan Soal Tak Stabilnya Emosional Afi Nihaya!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here