Strateg Jitu KPK Jerat Anggota DPR yang Terlibat Kasus Korupsi E KTP!

0
644
jubir KPK
Copyright©twitter

Strateg Jitu KPK Jerat Anggota DPR yang Terlibat Kasus Korupsi E KTP!

Indowarta.com – Para anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang disebut terlibat dan menikmati aliran dana korupsi pengadaan kartu tanda penduduk berbasis elektronik atau E KTP membantah hal itu. Namun Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tak mempersoalkan bantahan tersebut.

menurut keterangan yang dilontarkan oleh Juru Bicara KPK Febri Diansyah, lembaga antikorupsi itu sudah terbiasa mendengar bantahan dari pihak yang diduga terlibat dalam kasus korupsi. Sehingga pihaknya tak kaget jika mendengar bantahan itu.

“Silahkan membantah, tapi penyidik dan penuntut umum memiliki minimal dua alat bukti untuk membuktikan di persidangan,” ujar Febri pada Senin (10/7/2017).

WAJIB BACA :  Setya Novanto Jadi Tersangka Korupsi E KTP, Golkar Tetap Junjung Tinggi Asas Praduga Tak Bersalah!

Baca Juga KPK Duga Fahri Hamzah Ikut Nikmati Uang Korupsi E KTP!

Bantahan dari pihak yang diduga terlibat tak pernah dipersoalkan lembaga yang saat ini dipimpin oleh Agus Rahardjo. Pihak KPK pun kini tengah menyiapkan strategi untuk menjerat para legislator DPR yang diduga terlibat menikmati aliran dana E KTP.

Kasus E KTP
Copyright ©Ist

Menurut Febri, tentu pihaknya memiliki strategi, tak hanya di kasus E KTP. Namun di kasus lain pun bantah-bantahan tersebut kerap muncul tapi pihaknya punya strategi untuk memiliki bukti lain.

Apalagi, baik dalam proses persidangan maupun penyidikan terdapat sejumlah saksi yang membeberkan keterlibatan pihak lain. Dalam mengungkap suatu kasus, pihaknya tak hanya tertuju pada bantahan-bantahan penghuni Senayan.

WAJIB BACA :  Setya Novanto Jadi Tersangka Korupsi E KTP, Golkar Tetap Junjung Tinggi Asas Praduga Tak Bersalah!

Dalam dakwaan dan tuntutan terhadap dua mantan pejabat Ditjen Dukcapil Kemendagri Irman dan Sugiharto, jaksa KPK menyebut keterlibatan dan penerimaan para anggota DPR dalam uang bancakan E KTP.

Baca Juga Dianggap Tak Berguna, Fahri Hamzah Minta Pemerintah Bubarkan Komnas HAM & KPK!

Akan tetapi sebagian besar dari mereka mengaku tak pernah menikmati aliran dana dari proyek yang bernilai Rp 5,9 triliun tersebut. kendati demikian, lembaga pemberantasan korupsi terus melakukan penyidikan terhadap beberapa pihak yang diduga mengetahuinya.

KPK juga terus mendalami indikasi aliran dana yang diterima oleh anggota DPR dalam kasus E KTP. Langkah itu termasuk mendalami sejumlah bukti terkait penerimaan dana tersebut.

WAJIB BACA :  Setya Novanto Jadi Tersangka Korupsi E KTP, Golkar Tetap Junjung Tinggi Asas Praduga Tak Bersalah!

Setelah menemukan dua alat bukti yang cukup, lembaga antokorupsi siap menetapkan tersangka baru dari penghuni Senayan. Diketahui, sejumlah nama besar tercatut dalam mega korupsi ini. Hingga kini kasus ini terus dikembangkan guna mencari tersangka lain yang juga menikmati aliran dana pengadaan E KTP.

Baca Juga KPK Punya Bukti Ganjar Pranowo Ikut Terlibat Dalam Kasus E KTP!

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY