Imbas Negatif Munculnya Wacana Pemindahan Ibu Kota!

0
520
Copyright ©VOA Islam

Imbas Negatif Munculnya Wacana Pemindahan Ibu Kota!

Indowarta.com – Para pengusaha menyayangkan berkembangnya wacana pemindahan ibu kota di masyarakat. Bergulinya wacana tersebut dinilai akan mendorong aksi spekulator tanah di wilayah yang disebut-sebut bakal menjadi ibu kota pengganti Jakarta.

Seperti yang dikatakan oleh Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Pengembangan Kawasan Ekonomi Sanny Iskandar, menurutnya bergulirnya wacana pemindahan ibu kota ke Palangkaraya itu membuat para spekulator berlomba-lomba membeli lahan di wilayah yang diperkirakan akan menjadi ibu kota.

Sehingga dikhawatirkan harga lahan-lahan diwilayah tersebut akan melonjak signifikan sehingga berpotensi menghambat pembangunan infrastuktur nanti.

Baca Juga Berita Terkini: Pemindahan Ibu Kota Akan Pakai dana Swasta?

“Sebaiknya memang jangan langsung dilempar ke publik dulu, karena nanti akan ada efek kurang bagus terkait engan masalah spekulasi tanah,” ungkap Sunny dalam acara Halal Bihalal Sinarmas pada Selasa, 11 Juli 2017.

Copyright ©SUARADEWAN

Menurut pria yang juga menjabat sebagai Direktur Eksekutif Sinarmas Group ini, biasa saja telah ada aksi-aksi spekulasi lahan di wilayah-wilayah yang disebut-sebut aka menjadi ibu kota. Namun aksi tersebut sulit terdeteksi, karena biasanya terjadi secara diam-diam.

Maka dari itu, dari pada melempar wacana soal pemindahan ibu kota yang belum tentu terwujud, ia menyarankan alangkah baiknya pemerintah fokus mengembangkan ekonomi didaerah. Dengan demikian, pertumbuhan ekonomi bisa tersebar secara merata dan persebaran penduduk tak hanya berkonsentrasi di Pulau Jawa.

Seperti yang telah diketahui, sebelumnya Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas terus melakukan kajian terkait pemindahan ibu kota negara. Setidaknya, kini ada tiga lokasi yang tengah dikaji sebagai pengganti Jakarta.

Baca Juga Fadli Zon Sebut Pemerintah Hanya Mimpi Soal Pemindahan Ibu Kota Ke Palangkaraya!

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono mengatakan di Kalimantan Tengah ada lahan yang disiapkan seluas 300 ribu hektare (ha).

Terlepas di mana lokasi pemindahan ibu kota ini, namun yang jelas di lokasi tersebut harus ada lahan yang masih di kuasai negara. Kendati demikian, Basuki masih enggan berbicara banyak terkait hal ini. menurutnya, hal itu masih menunggu pengkajian dari Kementerian PPN/Bappenas.

Di sisi lain menurut Ketua Umum Ikatan Ahli Perencanaan (IAP) Indonesia SSBernbardus Djonoputro mengatakan, pemindahan ibu kota negara tidak akan langsung melahirkan daerah pusat pertumbuhan ekonomi baru.

Baca Juga: Jusuf Kalla Sebut Pemindahan Ibu Kota Butuh Persiapan Selama 10 Tahun!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here