Ilmuwan Ini Ungkap Hasil Riset Soal Kebahagiaan di Media Sosial!

0
245
Kebahagiaan di Media Sosial
Copyright©123rf

Ilmuwan Ini Ungkap Hasil Riset Soal Kebahagiaan di Media Sosial!

Indowarta.com – Sejumlah ilmuwan dari Peneliti School of Informatics dan Computing Indian University, Amerika Serikat melakukan percobaaan Kebahagiaan di Media Sosial. Hasil riset yang dilakukan ini menunjukan kejadian yang cukup mengejutkan.

Dalam percobaan ini seorang ilmuwan bernama Johan Bollen dan rekannya memilih secara acak 4,8 juta pengguna media sosial twitter. Tim riset yang menguji Kebahagiaan di Media Sosial ini malakukan analisis berdasarkan interaksi mereka yang saling mengikuti satu sama lain.

Dari data tersebut diperoleh kesimpulan jika Twitter telah menciptakan jaringan sosial yang terdiri dari 102 ribu pengguna dengan 2,3 juta koneksi. Tidak berhenti sampai disitu tim kemudian mempersempit fokus dengan melihat individu yang memiliki 15 teman atau lebih. Lantas mereka menganalisis sentiment pengguna.

Metode penelitian ini pada ilmu komputer atau pemasaran digunakan untuk menilai postingan digital yang bernada positif maupun negatif. Terlihat pada sentimen kali ini membuat sekelompok pegguna twitter dengan jumlah 39.110.

Kebahagiaan di Media Sosial
Copyright©tempo

Kebahagiaan di Media Sosial dinyatakan diperoleh oleh pengguna jika sentimen positif lebih tinggi dibandingkan sentimen negatif. Dengan ini riset yang dilakukan oleh Tim Bollen menemukan jika mereka yang mempunyai koneksi paling banyak di media sosial memiliki kebahagian. Dan sebaliknya mereka pengguna yang menganggap dirinya kurang terkenal dibandingkan temannya dikatakan kurang bahagia.

Johan Bollen mengatakan jika dengan analisis yang dilakukan oleh timnya tentunya akan berkontribusi membuktikan jika media sosial bisa berbahaya jika terlalu banyak yang menggunakannya. Hal itu dikatakan karena pengguna tidak akan melepaskan diri begitu saja dari perbandingan negatif dari perbandingan kebahagiaan teman mereka.

Ini merupakan riset pertama yang membukikan secara ilmiah untuk perasaan yang dialami banyak orang ketika masuk ke layanan Twitter, Facebook maupun Instagram. Mereka yang merasa bahagia yakni menggunakan data yang tersedia kemudian pengikut timbal balik atau didefinisikan sebagai seorang teman dan mendapat koneksi paling banyak atau disebut popular.

Jadi Kebahagiaan di Media Sosial bisa didapat jika mereka mempunyai teman banyak dan mereka apa yang dilakukan mendapat tanggapan yang menjadikan pengguna popular atau dikenal banyak orang di media sosial. Namun meskipun begitu media sosial sendiri juga dianggap mengalami friendship paradox yakni mereka yang merasa kurang popular dari rata-rata temannya.

baca juga : TNI Lakukan Check Soal Kabar Penyerangan Hermansyah di Rumah Sakit!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here