Perbedaan Diklat Paskibraka 2017 Dibandingkan dengan Tahun Sebelumnya!

0
417
Copyright ©Kompas

Perbedaan Diklat Paskibraka 2017 Dibandingkan dengan Tahun Sebelumnya!

Indowarta.com – Tak banyak perubahan dari plaksanaan pendidikan diklat Paskibraka 2017. Namun kali ini tak ada lagi seleksi di tingkat nasional seperti yang pernah dirasakan oleh Gloria Natapradja Hamel, Nilam Sukma Pawening, dan rekan-rekan Paskibraka Nasional 2016.

Seperti yang dikatakan oleh Plt Deputi Bidang Pengembangan Pemuda Kementerian Pemuda dan Olahraga RI, Jonni Mardizal, pada Kamis (6/6). “Bila dulu kami mengundang dua pasang peserta dari setiap provinsi kemudian diseleksi di tingkat nasional, tahun ini hanya mengundang satu pasang putra-putri terbaik dari 34 provinsi”.

Sesampainya di Jakarta, mereka langsung dilatih di Cibubur, dan tidak ada seleksi lagi. Sedangkan untuk kriteria tinggi badan masih tetap sama. Yakni tinggi badan untuk putra kisaran 175 cm, sedangkan untuk putri minimal 170 cm.

Baca Juga Berita Terkini : Seleksi Paskibraka Nasional Dimulai, Kaltim Kirim 4 Siswa Terbaik !

Jonni menjamin Kemenpora tak akan salah dalam memilih sepasang calon Paskibraka 2017 dari setiap provinsi. Kasus yang menjerat Gloria pun kemungkinan besar tak akan terjadi lagi.

Copyright ©Tigapilarnews

Karena di persyaratan sudah tertulis dengan jelas bahwa peserta harus warga negara Indonesia, Jonni mengatakan pihaknya juga meminta keabsahan dari identitas semua peserta.

Bahkan, Kemenpora telah meminta data lengkap semua peserta yang telah terpilih untuk Diklat Paskibraka 2017, termasuk fotokopi paspor hingga ukuran sepatu.

Khusus untuk seleksi di setiap provinsi, Kemenpora juga menurunkan supervisi untuk melihat secara langsung proses seleksi. Sehingga, misalnya peserta yang dikirim ternyata bermasalah, entah karena kesehatan atau apapun, provinsi harus menyiapkan cadangan untuk segera dikirim ke Jakarta guna mengikuti diklat paskibraka 2017.

Baca Juga Berita Terkini: Simpang Susun Semanggi Akan Diresmikan Mulai 17 Agustus Mendatang!

Jonni juga menekankan, seluruh peserta Diklat tetap dalam pantauan sampai akhirnya mereka dikukuhkan sebagai Paskibraka 2017 oleh Presiden Jokowi dalam upacara resmi di Istana Negara.

Karena itu, kemungkinan adanya pserta yang gagal dalam tahapan pendidikan dan pelatihan tetap terbuka. Sehingga tiap provinsi sudah sejak awal diminta untuk menyiapkan peserta cadangan jika sewaktu-waktu terjadi masalah yang tidak diinginkan.

Perbedaan lain dari pelaksanaan Diklat Paskibraka tahun-tahun sebelumnya adalah, pasca menjalankan tugas di Istana Negara, seluruh anggota Paskibraka 2017 mengikuti apel kebangsaan, bergabung bersama anggota Paskibraka seluruh tingkatan di lapangan Jambore Cibubur, Jakarta Timur.

Tujuan diadakan apel kebangsaan yakni untuk meningkatkan rasa nasionalisme dan cinta tanah air kepada seluruh Purna Paskibraka Indonesia. Hal tersebut dalam rangka meningkatkan kecintaan kepada NKRI di kalangan pemuda demi menjaga keutuhan NKRI sebagai harga mati.

Baca Juga Berbagai Hal Unik Yang Akan Warnai Upacara 17 Agustus Di Istana !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here