Fahri Hamzah Yakin Perppu Ormas Akan Dibatalkan!

0
606
fahri hamzah
Copyright©Fahri Hamzah

Fahri Hamzah Yakin Perppu Ormas Akan Dibatalkan!

Indowarta.com– Penerbitan Peraturan Pemerintah Pengganti UU Nomor 2 tahun 2017 mengenai ormas ini telah menuai serangkaian kritik. Wakil Ketua DPR yakni Fahri Hamzah telah menilai bahwa pada akhirnya aturan ini akan dibatalkan melalui mekanisme uji materi.

baca juga : Fahri Hamzah Tanggapi Kicauan Tsamara Amany!

Keyakinan dari Fahri Hamzah ini disebabkan karena Perppu pembubaran ormas ini telah merampas hak dan kebebasan warga. Fahri di Gedung DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat pada hari Kamis 13 Juli 2017 telah mengatakan “Kalau lahir Perppu yang memiliki pretensi merampas kebebasan orang secara sepihak, tidak dilalui dengan undang-undang, itu pasti kena Judicial Review”.  Fahri menambahkan “Saya khawatir saja nanti Perppu ini di judicial review pasti akan dibatalkan”.

Menurut politikus yang sudah dipecat dari PKS ini pun telah menilai bahwa alasan dari pemerintah yang telah menerbitkan Perppu karena prosedur revisi UU Ormas terlalu lama, hanya mengada-ada. Menurut Fahri Hamzah, aturan yang seperti ini pun harusnya melalui mekanisme revisi undang-undang.

Fahri Hamzah
Copyright©vivanews

Tidak hanya itu saja, Fahri Hamzah juga telah yakin bila nanti disahkan, maka akan hanya merupakan hasil lobi parlemen saja. Fahri Hamzah mengatakan “Ya, kalau soal legalitas itu nanti berhadapan dengan DPR. Katakanlah nanti DPR sahkan, Perppu itu karena lobi-lobi politik dan sebagainya”.

baca juga : Berani Lawan Fahri Hamzah, Tsamara Amany Ingin Jadi Gubernur di DKI Nanti!

Lalu lebih lanjut lagi Fahri Hamzah juga telah menegaskan bahwa kebebasan warga negara  untuk berkumpul dan juga berserikat ini telah tercantum di dalam UUD 1945. Oleh sebab itu langkah yang telah ditempuh pemerintah dengan menerbitkan Perppu sudah pasti merampas kebebasan warga negara. Fahri Hamzah mengatakan “Enggak bisa, tindakan sepihak itu. Itu istilahnya hak Tuhan, bukan hak negara karena itulah dipindahkan kepada hukum”.

Sementara itu Menkopolhukam yakni Wiranto telah merasa heran karena ada penolakan setelah diterbitkannya Peraturan Pemerintah Pengganti UU nomor 2 tahun 2017 mengenai Organisasi Masyarakat. Menurut Wiranto, reguasi itu dikeluarkan untuk menyelematkan bangsa.

Wiranto di Taman Mini Indonesia Indonesia, Jakarta Timur pada hari Kamis 13 Juli 2017 mengatakan “Mosok menyelamatkan negara kok ditolak, mosok menyelamatkan kehidupan berbangsa dan bernegara ke depan ditolak. Mosok kita ingin melawan organisasi yang nyata-nyata ingin bubarkan negara (Pancasila) kok ditolak”.

baca juga : 

Inilah Sosok Tsamara Amany, Mahasiswa Cantik yang Berani Lawan Fahri Hamzah!

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY