Meski Muncul Isu Reshuffle Kabinet, Kajian Pemindahan Ibu Kota Indonesia Tetap Berjalan!

0
282
Copyright ©VOA Islam

Meski Muncul Isu Reshuffle Kabinet, Kajian Pemindahan Ibu Kota Indonesia Tetap Berjalan!

Indowarta.com – Pemindahan Ibu Kota negara dari Jakarta ke Palangkaraya tetap akan dilakukan. Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas), Bambang Brodjonegoro memastikan jika pemindahan pusat pemerintahan dari provinsi Jakarta ke Kalimantan akan tetap dilakukan.

Bambang mengatakan Pemindahan Ibu Kota akan tetap berjalan meskipun adanya isu perombakan kabinet atau reshuffle kabinet pada pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ini. Dia mengatakan jika pihaknya telah melakukan studi berupa kajian dan keputusan akan segera diambil.

‘Pengajian terkait Pemindahan Ibu Kota ini sudah kami lakukan dan akan tetap berjalan. Pengambilan terkait hal ini perlu dilakukan nantinya’ ujarnya saat ditemui di Jakarta pada Jumat, 14 Juli 2017.

Dikatakan oleh Bambang jika pemindahan pusat pemerintahan negara Indonesia ini tidak akan berhenti meskipun benar ada reshuffle kabinet kerja. Dikatakan seperti itu karena kajian sendiri mengenai pemindahan ibu kota ini telah diminta sendiri oleh Presiden Jokowi kepada Bappenas.

Palangka Raya
Copyrigth©getborneo

‘Kajian kan Presiden Jokowi yang minta dan diminta kajian koperhensif kepada Bappenas. Jadi jika memang benar ada perombakan kabinet dalam waktu dekat tidak akan menjadi masalah’ sambungnya.

Untuk pengkajian Pemindahan Ibu Kota sendiri diperlukan sejumlah dana yang diperlukan Bappenas. Untuk kajian ini sendiri Bappenas membutuhkan dana sekitar Rp 7 miliar guna melaksanakan keseluruhan proses pengkajian pemindahan ibu dari Jakarta ke Kalimantan.

Mengenai anggaran ini Bambang mengatakan jika kementerian Bapennas sudah melayangkan surat permohonan kepada Kementreian Keuangan. Menurutnya kajian akan tetap berjalan dan akan lebih baik jika ada tambahan anggaran Pasalnya dalam pengajian sendiri semua aspek hingga ibu kota yang baru akan dicek.

Sedangkan disisi lain mengeni pengajuan anggaran oleh Bappenas ini juga disampaikan oleh Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan, Askolani. Dia saat ini enggan memberikan pernyataan terkait usulan dana tambahan untuk pengajian Pemindahan Ibu Kota yang diajakuan Bappenas sebesar Rp 7 miliar itu.

Anggaran untuk mengaji Pemindahan Ibu Kota belum bisa ditentukan apakah masuk dalam anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2017 atau tidak. ‘Sampai saat ini saya belum tahu pasti dan masih didiskusikan. Kalau ruang sih banyak, tapi kami belum tahu apakah akan masuk APBN-p 2017 atau tidak’ ujar Askolani.

baca juga : Berita Terkini: Pemindahan Ibu Kota Akan Pakai dana Swasta?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here