Prediksi Pilpres 2019: KIH Plus Melawan KMP Minus, Siapakah yang Akan Berjaya?

0
964
Pilpres 2019
Copyright©kabar24

Prediksi Pilpres 2019: KIH Plus Melawan KMP Minus, Siapakah yang Akan Berjaya?

Indowarta.com – Pemilihan Umum (Pemilu) Presiden masih akan diselenggarakan dua tahun lagi tepatnya tahun 2019 mendatang. Meskipun Pilpres 2019 masih terbilang lama namun panasnya konstelasi politik sudah dimulai sejak saat ini.

Dalam Pilpres 2019 tentunya akan melibatkan pesaingan antara Koalisi Indoensia Hebat (KIH) dan Koalisi Merah Putih (KMP). Kedunaya diprediksi akan menampilkan persaingan ketat kembali namun kali ini dengan format yang lebih baru.

Mengenai prediksi persaingan antara KIH dan KMP ini disampaikan langsung oleh Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, Tubagus Hasanudin. Dia menuturkan jika panggung pemilihan Presiden (Pilpres) dua tahun mendatang tetap akan dipanaskan oleh persaingan Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Subianto.

Akan ada persaingan antara KIH dan KMP. Pasalnya dukungan dari Partai Golkar dan Pratai Persatuan Pembanguna (PPP) semula menadi pilah KMP dalam mendukung Prabowo kini justru masuk KIH’ ujarnya  dalam keterangan tertulis pada Jumat, 14 Juli 2017.

Pilpres 2019
Copyright©okezone

Tubagus juga menuturkan dalam Pilpres 2019 nanti gelombang pendukung Jokowi dan Prabowo tak akan jauh berbeda. Peta kekuatan yang tak berubah ini jelasnya terlihat dari fraksi-fraksi yang ada di DPR ketika pengambilan keputusan.

Seperti yang terbaru yakni mengenai Perppu Ormas yang telah diteken oleh Presiden Jokowi. Sejumla partai seperti PDI Perjuangan, Golkar, PKB, Hanura, NasDem dan PPP merupakan goglongan partai yang secara kompak mendukung keputusan pemerintah termasuk Perppu. Tak hanya itu juga terdapat beberapa partai yang juga mendukung pemrintah seprti Gerindra, PKS, Demokrat dan PAN.

Selain itu juga muncul suasana serupa saat Pilkada DKI 2017 kemarin hingga rencana pemindahaan ibu kota yang menurut PAN tidak perlu. PDI Perjuangan lantas menyoroti keberadaan Partai Amanat Nasional ini di kabinet kerja terkait pendapat yang berseberangan dengan kebijakan Presiden Jokowi.

Dengan kejadian tersebut Tubagus menyimpulkan jika Pilpres 2019 akan tetap menjadi pertarungan antar dua kubu yaitu KIH plus vs KMP minus dan maksud dari KIH plus ialah plus Golkar dan PPP. Dari itulah PDIP meminta agar Jokowi melakukan perombakan kabinet (reshuffle kabinet) guna persiapan Pilpres tahun 2019 mendatang.

baca juga : Meski Muncul Isu Reshuffle Kabinet, Kajian Pemindahan Ibu Kota Indonesia Tetap Berjalan!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here