Layanan Chat Telegram Diblokir di Indonesia!

0
345
Telegram
Copyright©kompastekno

Layanan Chat Telegram Diblokir di Indonesia!

Indowarta.com – Sepertinya dalam waktu dekat layanan chat Telegram sudah tak bisa lagi di gunakan di Indonesia. Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) memerintahkan pemblokiran aplikasi yang satu ini di tanah air.

Rencana pemblokiran Telegram di Indonesia sendiri baru akan diumumkan pada awal pekan depan tepatnya Senin, 17 Juli 2017. Mengenai hal ini juga diterangkan oleh juru bicara Kemenkominfo, Noor Iza ketika dimintai keterangan pada Jumat, 14 Juli 2017.

‘Akan dikeluarkan perintah pemblokiran. Saya akan siapin sejumlah catatan dan penjelasan luas akan disampaikan Senin (14/07/2017) oleh Pak Samuel Abrijani Pangarep (Dirjen Aptika)’ ujar Noor Iza melalui pesan singkat.

Meskipun angkat bicara tetapi Noor tak menejlaskan lebih jauh mengenai alasan pemerintah melakukan pemblokiran Telegram atau pesan singkat ini di tanah air. Salah satu alasan pemerintah melakukannya disebut-sebut karena aplikasi ini banyak digunakan untuk aksi teror. Pelaku teror seperti teroris sering menggunakan aplikasi ini untuk berkomunikasi.

Telegram
Copyright©duniaku network

Aplikasi pesan singkat ini pun sekarag sudah tak bisa lagi digunakan meskipun pemblokiran baru akan diumumkan pada Senin mendatang. Jika Anda membuka web Telegram sekarang sudah tak bisa lagi dan sudah tak dapat diakses melalui koneksi internet.

Meneurut informasi pemblokiran sendiri sudah dilakukan oleh sejumlah operator seperti halnya operator XL Axiata dan Telkom. Dilakukan pemblokiran oleh operator tersebut yakni kektika pengguna mencoba mengakses web telegram akan langsung dialihka menuju ke halaman bertuliskan keterangan pemblokiran.

Sementara itu terkait penggguna aplikasi pesan singkat ini sebenarnya cukup banyak seperti yang pernah diungkapkan oleh Telegram Messenger LLP. Pada bulan September 2015 mereka telah memiliki enam puluh juta pengguna aktif dengan volume pengiriman mencapai dua belas miliar pesan per harinya.

Angka pengguna Telegram ini semakin bertambah di tahun 2016 dengan jumlah pengguna mencapai 350.000 per harinya. Kemudian pada bulan Februari 2016 diumumkan bahwa telegram mempunyai seratus pengguna aktif dengan lima belas miliyar pesan setiap hari.

Meskipun sudah tak dapat dibuka melalui koneksi internet namun Telegram masih bisa dibuka melalui perangkat mobile. Melalui aplikasi di perangkat mobile masih bisa dilakukan tanpa kendala dan setidaknya hinggga pengumuman pemblokiran benar-benar diturunkan.

baca juga : Begini Lho Penampakan Asli Ponsel KFC yang Begitu Mempesona!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here