Cerita Dibalik Pemblokiran Telegram di Indonesia!

0
369
telegram
Copyright©tirto

Cerita Dibalik Pemblokiran Telegram di Indonesia!

Indowarta.com – Kabarnya aplikasi pesan singkat atau yang sering disebut Telegram akan ditiadakan di Indonesia. Pemerintah sendiri mengambil langkah pemblokiran aplikasi komunikasi ini dan ada sekitar 11 DNS atau alamat IP yang akan diblokir.

DNS yanga akan diblokir diantaranya t.me, telegram.me, telegram.org, core.telegram.org, desktop.telegram.org, macos.telegram.org. Kemudian ada lagi web.telegram.org, venus.web.teelgram.org, pluto.web.telegram.org, flora.web.telegram.org da flora-1.web.telegram.org.

Alasan dilakukannya pemblokiran terhadap Telegram ini yakni apalikasi tersebut sering dimanfaatkan sekolompok orang untuk menyebarkan propaganda radikalisme. Sering kali aplikasi ini digunakan untuk  ajang komuniaksi aksi terorisme, ujaran kebencian dan kegiatan lainnya yang bertentangan dengan peraturan Undang-Undang.

Mengenai pemblokiran ini juga dijelaskan oleh Direktur Jenderal (Dirjen) Aplikasi Informatika Kemkominfo, Samuel A. Pangarep. ‘Langkah pemblokiran Telegram ini diambil demi menjaga keutuhan NKRI’ ujar pria yang kerap dipanggil dengan sebutan Sammy ini pada Jumat, 4 Juli 2017.

telegram
Copyright©sisi dunia po

Pembuat aplikasi Telegram ini dianggap tidak menyiapkan Standart Operating Procedure (SOP) di dalam aplikasinya. SOP sendiri diadakan untuk memberikan penanganan terhadap sejumlah konten negatif yang muncul di aplikasi tersebut.

Maka atas dasar tersebut pemerintah akhirnya menutup aplikasi pesan singkat itu di Indonesia. Sedangkan menurut Presiden Joko Widodo (Jokowi) pemerintah sendiri telah lama melakukan pengawasan sebelum menyatakan pemblokiran ini. Jokowi mengatakan alasan pemerintah melakukan ini untuk keamanan negara terkait adanya ancaman terorisme dan paham radikalisme.

‘Telah diamati sejak lama dan hal ini dilakukan untuk kepentingan negara. Meskipun diamati nyatanya masih saja ada ribuan yang lolos dan bayak aplikasi yang digunakan untuk bangun komunikasi yang berkaitan dengan terorisme‘ ujarnya.

Jokowi mengatakan jika aplikasi ini telah menjadi salah satu saluran favorit teroris di dunia untuk melakukan aksi teror serta menyebar radikalisme. Pernyataan Jokowi ini pun juga diperkuat oleh Kapaolri Jenderal Tito Karnavian dengan menyebut jika aplikasi ini merupakan saluran yang digemari oleh kelompok terorisme.

Tito Karnavian menyebutkan jika sejumlah kasus pengeboman direncanakan melalui aplikasi Telegram seperti kejadian bom Thamrin, Kampung Melayu hingga teror bom di Bandung. Menurutnya pemblokiran ini dilakukan oleh Kemenkominfo berdasarkan rekomendasi dari Polri.

Polri telah berkoordinasi dengan pemerintah untuk melakukan analisis intelejen sebelum memblokir aplikasi buatan Rusia ini. Tito sendiri menuturkan jika pemblokiran menjadi jalan satu-satunya supaya kelompok teror tidak bisa berkomunikasi lagi. Pasalnya mereka para pelaku teror sebelum ini dapat dengan mudah mengendus keberadaan polisi dengan menggunakan aplikasi ini karena berbagai keunggulan yang diberikan.

baca juga : Alasan Utama Kenapa Telegram Diblokir di Indonesia!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here