Praperadilan Ditolak, Penetapan Tersangka Hary Tanoe Sudah Sah!

0
703
Hary Tanoe
Copyright©tribumedan

Praperadilan Ditolak, Penetapan Tersangka Hary Tanoe Sudah Sah!

Indowarta.com – Upaya praperadilan telah diajukan oleh Bos MNC Group sekaligus Ketua Umum Partai Perindo, Hary Tanoesudibjo. Hary Tanoe sendiri merupakan seorang pelaku yang diduga mengirimkan SMS kaleng atau pesan yang berisikan ancaman kepada Jaksa Yulianto.

Hary Tanoe tak tinggal diam dengan penetapan tersangka terhadap dirinya yakni dengan melakukan perlawanan atas sangkaan kasus tersebut melalui jalur praperadilan. Namun dia harus menerima karena upaya praperadilan yang diajukannya di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan harus kandas.

Praperadilan yang diajukan oleh Ketum Perindo itu kandas setelah hakim tunggal PN Jakarta Selatan, Cepi Iskandar memutuskan menolak permohonan praperadilan tersebut. Sidang keputusan praperadilan itu sendiri digelar di ruang sidang utama PN Jakarta Selatan, Jalan Raya Amapera, Jakarta Selatan pada Senin, 17 Juli 2017.

‘Dengan ini saya menyatakan menolak eksepsi yang diajukan oleh pemohon. Dalam pokok perkara permohonan praperadilan dari pemohon kami tolak’ ujar Cepi Iskandar.

Hary Tanoe
Copyright©poskoatnews

Cepi dalam persidangan tersebut juga menyatakan jika keputusan penetapan Hary Tanoe  menjadi tersangka oleh Bareskrim Polri dianggap sah. Maka dengan ditolaknya praperadilan ini dipastikan proses hukum tersangka kasus SMS yang berisi ancaman terhadap Jaksa Yulianto akan terus berlanjut.

Sementara itu sebelumnya Direktorat Siber Badan Reserse Kriminal Polri sudah mengirimkan surat pemanggilan penyidikan. Surat tersebut ditujukan kepada tersangka Hary Tanoesoedibjo mengenai kapan dimulainya penyidikan kasus yang melibatkannya itu.

‘Kami telah memberikan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) kepada tersangka (Hary Tanoe). Surat itu diterbitkan dan telah diberikan kepada tersangka dua hari yang lau’ jelas Brikjen Pol Rikwanto sebagai Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri pada Jumat, 23 Juni 2017.

Hary Tanoe sendiri telah ditetapkan menjadi tersangka terkait SMS yang berisi ancaman untuk Jaksa Yulainto dan pesan tersebut diduga dikirim melaui ponsel pribadi Bos MNC Group itu. Hary dikenakan pasal 29 Undang-Undang Nomer 11 tahun 2008 tentang ITE.

Setelah ditetapkan menjadi tersangka saat itu, Hary Tanoesoedibjo pun mengajukan permohonan berupa praperadilan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Saat itu dia mengajukan praperadilan atas penetapan tersangka terhadapnya pada kasus SMS kaleng kepada Jaksa Yulianto.

baca juga : Alumni Aksi 212 Lakukan Aksi Minta Hary Tanoe Tak Dikriminalisasi!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here