Pengguna Tak Bisa Gunakan BPJS Kesehatan Untuk Biaya Rumah Sakit, Menkses Siap di Demo!

0
398
BPJS kesehatan

Pengguna Tak Bisa Gunakan BPJS Kesehatan Untuk Biaya Rumah Sakit, Menkses Siap di Demo!

Indowarta.com– Berbagai cara ini telah dilakukan oleh Serikat Perjuangan Rakyat Indonesia atau SPRI demi bisa membebaskan Mulyono dari biaya rumah sakit. Mulyono adalah pengguna BPJS Kesehatan Mandiri kelas II. Mulyono masih tetap tidak bisa membayar biaya rumah sakit menggunakan jaminan BPJS miliknya meskipun kelurahan tempat tinggal Mulyono ini telah mengeluarkan surat keterangan tidak mampu.

baca juga : Syarat dan Cara Daftar BPJS Kesehatan yang Musti Anda Kuasai!

Pada hari Jumat 14 Juli 2017, SPRI sendiri sudah mengunjungi kantor Pusat BPJS Kesehatan yang terletak di Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Namun upaya mereka pada saat itu hasilnya adalah nihil karena BPJS kesehatan telah menyatakan bawha secara prosedur tidak dapat membantu memberikan solusi.

WAJIB BACA :  BPJS Kesehatan Klaim Lebih Dari 70 Persen Penduduk Indonesia Punya JKN KIS!

Oleh sebab itu SPRI ini telah melanjutkan advokasi ini dengan cara menggelar aksi demoo yang akan dilaksanakan di Kantor Kementerian Kesehatan yang berada di Jalan Rasuna Said, Kuningan. Demo tersebut dilakukan pada  hari Senin 17 Juli 2017. Aksi demo ini akan digelar pada puul 10.00 WIB hingga selesai.

BPJS Kesehatan
Copyright©bidikbanten

Ketua SPRI Banten yakni Agus Trisno mengatakan “Oleh karena tidak membuahkan solusi, maka kami akan melanjutkan aksi di Kantor Kemenkes. Tuntutannya, bebaskan biaya rumah sakit Bapak Mulyono dan bubarkan BPJS Kesehatan”.

baca juga : BPJS Janji Akan Semakin Permudah Pelayanan!

Agus sendiri berharap agar Menteri Kesehatan RI yakni Nila F Moeloek ini bisa tanggap untuk memberikan respon terhadap aksi yang telah digelar ini. Sehingga tidak akan ada lagi orang miskin seperti Mulyono ini mengalami nasib yang serupa. Agus mengatakan “Buat apa ratusan triliun uang rakyat dititipkan kepada BPJS Kesehatan, jika kenyataan masih ada masalah seperti yang dialami oleh Bpk Mulyono”.

WAJIB BACA :  BPJS Kesehatan Klaim Lebih Dari 70 Persen Penduduk Indonesia Punya JKN KIS!

Karena menderita penyakit komplikasi paru-paru dan batu ginjal, pada saat ini Mulyono pun masih menjalani perawatn di ruang HCU Rumah Sakit Pelni Petamburan, Jakarta Pusat. Agus mengatakan bahwa pada saat masih belum dirawat di rumah sakit, salah satu kerabat dari Mulyon ini pun sempat mendaftarkannya ke BPJS Kesehatan.

Pada saat itu, karena masih kurang tahu, Mulyono telah didaftarkan sebagai peserta mandiri. Seharusnya Mulyono berhak di daftarkan sebagai peserta BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI). Karena tidak tercatat sebagai PBI, Mulyono sendiri merasa kesulitan untuk bisa membayar biaya rumah sakit.

baca juga : 

BPJS Kesehatan Gelar Bulan Deteksi Dini Kanker!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here