Ahok Ditahaan, Pengunjung Balai Kota Jadi Sepi?

0
877
Ahok
Copyright©merdeka

Ahok Ditahaan, Pengunjung Balai Kota Jadi Sepi?

Indowarta.com – Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Thahaja Purnama alias Ahok tengah menjalani masa tahananya atas kasus penistaan agama yang membuatnya divonis 2 tahun penjara. Kurang lebih sudah 2 bulan lamanya Ahok telah menjalani vonis hukuman penjara tersebut.

Ahok tengah ditahan dan selama itu pula jumah wisatawan yang berkunjung ke markas Gubernur DKI Jakarta yakni Balai Kota DKI Jakarta semakin megalami penurunan hari. Menurut Bambang Irawan selaku Staf Biro Umum Pemerintah Provinsi (Penprov) DKI mengatakan saat  ini masih ada sedikit wisatawan yang berkunjung.

‘Sejauh ini masih ada saja wisatawan yang mau berkunjung ke Balai Kota. Namun jika ditanya soal jumlah jelas tidak sebayak dulu dan bisa dikatakan jika daya tarik wisatawan ialah beliau (Ahok)’ ujar Bambang pada Minggu, 16 Juli 201http://indowarta.com/39782/ahok-ditahaan-pengunjung-balai-kota-jadi-sepi/7.

Tercatat ketika Ahok masih aktif menjabat sebagai Gubernur DKI, Balai Kota setiap harinya selalu dipenuhi pengunjung. Sebanyak kurang lebih 100 hingga 200 pengunjung selalu datang ke Balai Kota untuk berfoto dengan Ahok atau menyampaikan keluhannya.

Ahok
Copyright©kompas

Angka tersebut semakin melonjak ketika mantan Bupati Belitung Timur itu terlibat kasus dugaan penistaan agama. Bambang mengatakan ketika kasus tersebut muncul lebih banyak warga bahkan jumlahnya ribuan datang dalam sehari.

‘Saat kasus itu muncul ada 1000 warga yang kami layani dalam sehari. Mereka banyak yang berfoto dengan beliau (Ahok) dan mereka pun rela datang dari subuh untuk mengambil nomer antrian’ sambungnya.

Saat tiu petugas pun memutuskan untuk membagi pengunjung ke dalam dua golongan. Golongan pertama merupakan pengunjung dari masyarakat yang hanya ingin mengabadikan momen dengan Ahok saat masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta. Dan golongan kedua merupakan warga yang ingin menyampaikan keluhannya.

Bambang mengatakan puncak pengunjung datang ke Balai Kota yakni ketika Ahok kalah dalam Pilada DKI 2017. Banyaknya pengunjung yang datang, terbukti dengan berjajarnya karangan bunga sebayak kurang lebih 7000 buah. Karangan bunga tersebut dikirimkan oleh masyarakat yang berasal dari berbagai daerah.

Bukan hanya dari wilayah DKI Jakarta saja namun kiriman karangan bunga itu juga hadir dari masyarakat luar Jakarta. Saat itu masyarakat tak henti-hentinya membanjiri Balai Kota Jakarta setiap harinya dan jumlahnya ketika itu mencapai ribuan setiap harinya.

baca juga : 20 Orang di Belanda Ini Tanda Tangani Petisi Bebaskan Ahok!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here