Kisah Setya Novanto Sampai berakhir di Kasus E KTP!

0
1136

Kisah Setya Novanto Sampai berakhir di Kasus E KTP!

Indowarta.com– Senin malam 17 Juli 2017 menjadi momen yang tidak akan terlupakan bagi Partai Golkar. Hal ini karena langkah KPK yang telah menetapkan Setya Novanto sebagai tersangka atas kasus E KTP. Keputusan ini telah diambil oleh pihak KPK setelah mencemati fakta persidangan Irman dan Sugiharto terhadap kasus E KTP pada tahun 2011 – 2012 pada Kemendagri.

baca juga : Setya Novanto Ditetapkan Jadi Tersangka, Golkar Tetap Dukung Jokowi!

Ketua KPK, Agus Rahardjo, di Gedung KPK, Jakarta pada hari Senin 17 Juli 2017 telah mengatakan “KPK menemukan bukti permulaan yang cukup untuk menetapkan seorang lagi sebagai tersangka. KPK menetapkan SN, anggota DPR, sebagai tersangka dengan tujuan menyalahgunakan kewenangan sehingga diduga mengakibatkan negara rugi Rp 2,3 triliun”.

WAJIB BACA :  MKD Benarkan Surat Pengunduran Setya Novanto!

Setya Novanto diduga telah melanggar Pasal 3 atau pasal 2 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999, sebagaimana diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. Ancaman dari pelanggar pasal tersebut berupa pidana penjara seumur hidup.

Setya Novanto
Copyright©tribunmedan

Nama Setya Novanto telah beberapa kali disebutkan di dalam persidangan E KTP dengan terdakwa Irman dan Sugiharto. Irman adalah mantan Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri, sedangkan Sugiharto adalah Mantan Direktur Pengelolaan Informasi dan Administrasi Ditjen Dukcapil Kemendagri.

baca juga : Lambaian Tangan Setya Novanto Saat Tiba di Gedung KPK!

Di dalam dakwaan kasus E KTP ini, Setya Novanto yang pada saat itu tengah menjabat sebagai Ketua Fraksi Golkar dan Andi Narogong sebagai penyedia barang dan jasa di lingkungan Kemendagri telah dianggarkan akan mendapatkan bagian sebesar Rp 574 miliar di dalam mega korupsi tersebut. Selain itu jumlah yang sama juga telah dialokasikan untuk Anas Urbaningrum dan juga Muhammad Nazaruddin.

WAJIB BACA :  Setya Novanto Mundur Sebagai Ketua DPR 4 Desember!

Setya Novanto sendiri sudah beberapa kali telah mengunjungi KPK. Dirinya telah memenuhi panggilan sebanyak 3 kali sementara itu dirinya hanya absen satu kali saja dengan alasan kesehatannya menurun pada saat itu.

Pada saat di dalam persidangan yang telah digelar pada hari Kamis 6 April 2017 itu, Setya Novanto yang telah dihadirkan sebagai saksi terhadap terdakwa Irman dan Sugiharto ini telah menolak bahwa dirinya menerima aliran dana proyek E KTP.

baca juga :

Berapa Sih Jatah Setya Novanto Dalam Kasus Korupsi E KTP!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here