Sudah Lakukan Perundingan dengan Kemenkominfo, Telegram Akan Segera Dibuka Kembali!

0
279
telegram
Copyright©sisi dunia po

Sudah Lakukan Perundingan dengan Kemenkominfo, Telegram Akan Segera Dibuka Kembali!

Indowarta.com– Kementerian Komunikasi dan Informatika ini telah berencana akan membuka kembali layanan web milik aplikasi Telegram yang sebelumnya sudah diblokir oleh pemerintah. Pembukaan web itu akan menunggu hasil dari perundingan mengenai standar operating procedure (SOP) antara Kemenkominfo dengan perusahaan Telegram.

baca juga : Cerita Dibalik Pemblokiran Telegram di Indonesia!

Menkominfo Rudiantara di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta pada hari Selasa 18 Juli 2017 telah mengatakan “Ya kalau memang sudah beres (SOP), kenapa enggak dibuka? Kalau sudah beres, sudah bersih, masyarakat mau juga kan itu dibuka lagi?”.

Pada saat ini Kemenkominfo tengah menjalin komunikasi dengan pihak Telegram. Sudah ada beberapa poin yang direncanakan akan disepakati. Poin yang pertama adalah pihak Telegram ini akan mengalokasi sumber dayanya di Indonesia. Perwakilan Indonesia ini berguna jika nantinya ditemui masalah, pemerintah Indonesia ini akan bisa dengan mudah berkoordinasi dengan pihak Telegram.

Telegram
Copyright©detik

Rudiantara mengatakan “Kalau sudah ada kontak personnya, alamatnya di mana, nomor teleponnya berapa, kan gampang”. Lalu poin yang kedua adalah pihak Telegram ini akan berkomitmen untuk menerapkan self censoring. Jadi jika nantinya ada konten yang berkaitan dengan radikalisme ataupun terorisme, akan muncul peringatan ke perusahaan platform dan juga akan bisa diberitahukan ke pemerintah Indonesia.

baca juga : Alasan Utama Kenapa Telegram Diblokir di Indonesia!

Rudiantara mengatakan “Kalau ada konten berkaitan dengan radikalisme, dia langsung memberikan warning atau memblokir. Kalau masih ada juga yang lolos, kan jalur komunikasi sudah ada. Tinggal bilang saja, ‘eh bos ada kayak begini, tolong take down’. Demi kepentingan Indonesia ya”.

Namun Rudiantara sendiri tidak mengetahui kapan perundingan antara Kemenkominfro dengan pihak Telegram ini akan selesai. Rudiantara mengatakan bawha komunikasi ini harus dilakukan dengan teliti dan juga hati-hati.

Telah diberitakan bahwa Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika ini telah mengumumkan pembokiran layanan web milik aplikasi Telegram Indonesia. Pemblokiran yang sudah terjadi ini baru dilakukan di tingkat layanan web nya saja yakni beberapa URL yang digunakan untuk mengakses Telegram dari Peramban (browser) dekstop maupun mobile.

baca juga : 

Saat Pemblokiran Telegram Dinilai Tak Begitu Efektif!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here