Berbagai Isu Soal RUU Pemilu yang Akan Diputuskan Hari Ini!

0
395
RUU Pemilu
Copyright©inilah

Berbagai Isu Soal RUU Pemilu yang Akan Diputuskan Hari Ini!

Indowarta.com– Dewan Perwakilan Rakyat Indonesia (DPR RI) pada hari ini yakni Kamis 20 Juli 2017 akan menggelar rapat paripurna. Rapat paripurna ini dijadwalkan akan dimulai pada pukul 09.00 WIB.

baca juga : Habib Rizieq Shihab Bakal Pulang Ke Indonesia Sebelum Bulan September!

Di dalam rapat paripurna kali ini, akan diambil keputusan dari lima opsi paket isu krusial Rancangan Undang-Undang Pemilihan Umum (Pansus RUU Pemilu). Untuk menentukan lima paket tersebut yang akan dijadikan payung hukum pada Pemilu serentak tahun 2019 nanti, para anggota dewan yang ada di DPR RI ini akan mengambil suara mereka.

Yandri Susanto yang merupakan Wakil Ketua Pansus RUU Pemilu ini telah mengatakan bahwa hingga menjelang keputusan antara fraksi yang telah ada ini, di parlemen masih terus melancarkan lobi politik untuk menentukan paket tersebut.

RUU Pemilu
Copyright©mediaindonesia

Yandri kepada salah sastu awak media pada hari Rabu 20 Juli 2017 telah mengatakan “Sekarang masih lobi-lobi (politik)”. Lebih lanjut lagi, Politikus dari PAN ini pun telah menyebutkan bahwa para anggota dewan ini masih mengedepankan dan juga mengusahakan agar pembahasan tersebut akan dilakukakn secara musyawarah mencapai mufakat bukan melalui pengambilan suara terbanyak ataupun voting.

baca juga : Presidium dan FPI Tandaskan Bukan Bagian Dari Partai Syariah 212!

Walaupun begitu, Yandri mengatakan bahwa segala kemungkinan ini masih akan bisa terjadi hingga satu jam seelum dimulainya sidang paripurna ini. Yandri mengatakan “Tetap diusahakan musyawawah mufakat (memutuskan lima paket RUU Pemilu),”. Lima paket yang akan diputuskan di salam sidang paripurna pembahasan RUU Pemilu adalah sebagai berikut :

  1. Paket A

– Ambang batas presiden: 20/25 persen
– Ambang batas parlemen: 4 persen
– Sistem pemilu: terbuka
– Besaran kursi: 3-10
– Konversi suara: saint lague murni

  1. Paket B

– Ambang batas presiden: 0 persen
– Ambang batas parlemen: 4 persen
– Sistem pemilu: terbuka
– Besaran kursi: 3-10
– Konversi suara: kuota hare

  1. Paket C

– Ambang batas presiden: 10/15 persen
– Ambang batas parlemen: 4 persen
– Sistem pemilu: terbuka
– Besaran kursi: 3-10
– Konversi suara: kuota hare

  1. Paket D

– Ambang batas presiden: 10/15 persen
– Ambang batas parlemen: 5 persen
– Sistem pemilu: terbuka
– Besaran kursi: 3-8
– Konversi suara: saint lague murni

  1. Paket E

– Ambang batas presiden: 20/25 persen
– Ambang batas parlemen: 3,5 persen
– Sistem pemilu: terbuka
– Besaran kursi: 3-10
– Konversi suara: kuota hare

baca juga : 

Kisah Setya Novanto Sampai berakhir di Kasus E KTP!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here