Berita Terkini: Vonis Dijatuhkan, Dua Terdakwa Kasus Korupsi E KTP Dihukum 7 dan 5 Tahun Penjara!

0
956
Vonis Korupsi E KTP
Copyright©poskotanews

Vonis Dijatuhkan, Dua Terdakwa Kasus Korupsi E KTP Dihukum 7 dan 5 Tahun Penjara!

Indowarta.com – Sidang pembacaan vonis tersangka kasus korupsi Kartu Tanda Penduduk (KTP) elekronik digelar pada Kamis, 20 Juli 2017. Dalam pesidangan Vonis Korupsi E KTP ini majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta telah menjatuhkan vonis untuk dua terdakwa kasus E-KTP Imran dan Sugiharto.

Keputusan Vonis Korupsi E KTP dijatuhkan untuk Imran dengan pidana selama tujuh tahun penjara dan Sugiharto dengan pidana selama lima tahun penjara. Selain itu Imran selaku mantan Direktur Jenderal (Dirjen) Dukcapil Kemendagri juga dienakan denda Rp 500 juta dengan subside enam bulan penjara.

Sedangkan Sugiarto selain divonis 5 tahun penjara juga dikenakan pidana denda Rp 400 juta dengan subside enam bulan kurungan penjara. Vonis ini dijatuhkan oleh Ketua Majelis Hakim Jhon Halasan Butarbutar.

WAJIB BACA :  Registrasi SIM Prabayar Tak Bisa Dilakukan Tanpa E KTP?

‘Dengan ini maka saya menyatakan terdakwa Imran dan Sugiharto terbukti secara sah bersalah serta meyakinkan telah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama’ ujarnya saat berada di Pengadiln Tipikor, Jakarta Kamis, 20 Juli 2017.

 Vonis Korupsi E KTP
Copyright©poskotanews

Vonis Korupsi E KTP ini dijatuhkan kepada dua terdakwa karena menurut majelis hakim perbuatan Imran dan Sugiharto terbukti telah menyalahgunakan jabatannya. Keduanya telah menyalahgunakan jabatan dan wewenang sebagai seorang pejabat Kemendagri terkait proyek E-KTP untuk menguntungkan diri sendiri, orang lain dan korporasi yang menyebabkan negara mengalami kerugian.

Imran yang sebagai terdakwa I selain mendapat hukuman pidana pokok juga dijatuhi hukuman tambahan oleh Majelis Hakim. Dia diwajibkan untuk membayar pegganti uang yang telah dikorupsinya sebesar 500 ribu dollar Amerika Serikat. Jumlah tersebut dikurangi 300 ribu dollar Amerika Serikat yang telah diberikannya kepada KPK dan 50 juta.

WAJIB BACA :  Setya Novanto Jadi Saksi Sidang Kasus E KTP Hari Ini!

Hakim Jhon mengatakan jika dalam waktu satu bulan terdakwa Imran belum bisa membayar maka harta bendanya akan disita. Jika harta benda tidak mencukupi maka akan diganti dengan pidana selama 2 tahun penjara.

Vonis Korupsi E KTP serupa juga dijatuhkan ke terdakwa II Sugiharto. Dia juga diharuskan membayar pengganti sebesar 50 ribu dollar Amerika Serikat. Jumlah tersebut dikurangi sebesar 30 ribu dollar Amerika Serikat yang digunakannya untuk membeli mobil jenis Honda Jazz. Jika Sugiharto tak bisa membayar dalam waktu satu bulan maka harta bendanya akan disita dan jika harta tak cukup akan diganti hukuman penjara selama 2 tahun.

baca juga : Jadi Tersangka, Setya Novanto Terancam Penjara Seumur Hidup!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here