Bukan Kota Ekonomi, Palangka Raya Cocok Jadi Ibukota Indonesia?

0
634
Palangkaraya
Copyright©ruanghati

Bukan Kota Ekonomi, Palangka Raya Cocok Jadi Ibukota Indonesia?

Indowarta.com– Sudah sejak awal Kota Palangkaraya ini disesain oleh Presiden Soekarno untuk menjadi pusat pemerintahan yang tenang dan juga tidak akan disesaki oleh pembangunan pusat ekonomi. Hal ini telah membuat kota Palangkaraya ini tidak banyak memiliki pusat perekonomian seperti industri dan juga perbelanjaan.

baca juga : Pemerintah Cari Alternatif Baru Selain Palangkaraya untuk Ibu Kota Indonesia!

Akademisi sekaligus Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palangka Raya yakni Ibnu Almi A. S Pelu pada saat ditemui oleh salah satu awak media di Palangka Raya pada hari Kamis 13 Juli 2017 telah mengatakan bahwa Palangka Raya ini bukanlah merupakan kota ekonomi. Dia menyebutkan bahwa Palangka Raya ini merupakan kota jasa dan juga untuk kota pendidikan.

Mayoritas masyarakat lokal Palangka Raya sendiri telah memanfaatkan sungai sebagai sumber perekonomian mereka. Masyakat memperoleh sumber perkonomian mereka dengan cara budidaya Keramba. Hal ini tidak jarang membuat orang yang datang ke Palangka Raya ini kerpa sekali disuguhi dengan sajian ikan air tawar di setiap resotran seperti ikan patin, nila hingga ikan baung.

palangkaraya
Copyright©detik

Lalu penghasilan dari budidaya Keramba ini juga tidaklah sembarangan ternyata. Seorang petani Keramba ini bisa meraup penghasilan hingga Rp 10 juta per enam bulan (siklus panen) untuk 4 petak keramba saja.

baca juga : Kalimantan Tengah Sudah Siapkan Lahan 300.000 Hektar Guna Pindah Ibu Kota Ke Palangkaraya!

Selama ini wilayah Palangka Raya ini telah mengandalkan 14 daerah Kabupaten atau Kota sebagai penyangga ekonomi. Wilayah yang diandalkan tersebut telah menyediakan lumbung pertanian, perkebunan  hingga tambang. Kalau untuk perkebutan, kebanyakan adalah kebun karet, sawit, kelapa dan juga jambu mente.

Lalu pada sektor pertanian ini ada tanaman padi gogo dan juga palawija. Pada sektor peternakan ada ternak babi, ayam buras, bebek, sapi potong hingga kambing juga ada. Ibnu mengatakan “Ada potensi tambang emas juga di Kalimantan Tengah, dan saya pikir tidak kalah dengan Freeport. Misalnya Indo Moro Kencana, ada Batubara, emas, mineral, bijih besi”.

Sementara itu untuk penyediaan pangan, ada daerah atau kabupaten yang telah menjadi lumbung padi di Palangka raya seperti yang ada di daerah Kapuas, Barito Selatan, Pulang Pisau dan lain-lain.

baca juga : 

Peluang Palangkaraya Jadi Ibu Kota Indonesia Gantikan Jakarta!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here