Berbagai Fakta Menarik Soal Kasus Korupsi E KTP dan Menghilangnya Anggota DPR!

0
315
Copyright ©Kriminalitas

Berbagai Fakta Menarik Soal Kasus Korupsi E KTP dan Menghilangnya Anggota DPR!

Indowarta.com – Terdakwa kasus korupsi E KTP  Irman dan Sugiharto dijatuhi vonis 7 tahun dan 5 tahun penjara oleh hakim tipikor. Dalam sidang vonis tersebut berbagai fakta mengejutkan pun muncul. Sidang vonis keduanya dibacakan oleh majelis hakim yang diketuai John Halasan Butarbutar.

Saat itu majelis hakim membeberkan penyimpangan megaproyek pengadaan E KTP disebut telah merugikan keuangan negara sebesar Rp 2,3 triliun dari total nilai proyek sekitar Rp 5,9 triliun.

Hakim menegaskan kedua terdakwa mantan pejabat Kemendagri, Irman dan Sugiharto, terbukti menyalahgunakan kewenangan dalam proyek E KTP yang telah bergulir 6 tahun silam atau sejak tahun 2011.

Ada yang berbeda dari pembacaan vonis tersebut yang menyita perhatian. Awalnya, dalam tuntutan dan dakwaan jaksa disebutkan 38 nama yang diduga ikut menikmati dana E KTP. Namun dalam sidang vonis itu hanya tersisa 19 nama pihak-pihak yang mendapaykan keuntungan dari proyek E KTP.

Copyright ©Kompas

Sebagian besar nama yang menghilang merupakan anggota DPR aktif, ataupun eks anggota DPR. Deretan nama anggota DPR aktif yang disebut-sebut menerima uang korupsi E KTP juga mengalami penyusutan dalam sidang pembacaan vonis.

Saat sidang tuntutan dan dakwaan, jaksa menyebut ada 12 anggota DPR aktif yang diduga menerima uang korupsi itu. Namun majelis hakim menyebut hanya 3 nama anggota DPR yang terbukti menerima alisan dana tersebut.

Miryam S Haryani terbukti menerima USD 1,2 juta, Markus Nari menerima USD 400 ribu dan RP 4 miliar, serta Ade Komarudin sebesar USD 100 ribu. Selain itu tercatatat tidak ada nama Gamawan Fauzi, Anas Urbaningrum, Ganjar Pranowo, Yasonna LAoly, Marzuki Alie, dan sejumlah nama besar yang disebut majelsi hakim dalam vonisnya.

Terhadap vonis tersebut, Jaksa KPK Irene Putri mengatakan putusan akan menjadi salah satu pertimbangan jaksa akan megajukan banding atau tidak.

Sementara itu, KPK akan mempelajari lebih lanjut putusan perkara korupsi E KTP dengan terdakwa Irman dan Sugiharto. KPK menyebut sebenarnya banyak pihak yang terindikasi aliran dana haram tersebut.

Baca Juga Akan Ada tersangka Baru dalam Kasus Korupsi E KTP?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here