Agung Laksono Pimpin Rapat Akbar Golkar Bahas Soal Setya Novanto!

0
310
Setya Novanto
Copyright ©poskupang

Agung Laksono Pimpin Rapat Akbar Golkar Bahas Soal Setya Novanto!

Indowarta.com –  Agung Laksono yang kini menjabat sebagai Ketua Dewan Partai Golkar akan memeimpin rapat akbar partinya. Dia mengatakan dalam rapat tersebut akan dibahas langkah-langkah yang natinya bakal diambil setelah penetapan status tersangka Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto.

Agung mengatakan jika dia dan pihak Golkar akan membahas terkait penetapan Setya Novanto menjadi terangka kasus E-KTP dalam rapat pleno. ‘Dengan ditetapkannya beliau (Setya Novanto) menjadi tersangka kami akan membahas langkah-langkah yang akan diambil pada rapat pleno’ ujarnya saat ditemui di Kantor DPP Golkar, Jakarta Pusat pada Jumat, 21 Juli 2017.

WAJIB BACA :  Pembangunan Apartemen Untuk DPR Akhirnya Dibatalkan!

Hasil rapat pleno iut sendiri nanitnya akan disampaikan  pada Dewan pakar. Menurut Agung dirinya nanti akan berusaha berbicara terkait upaya hukum yang diambil oleh Partai Golkar menyikapi status Novanto yang sudah dijadikan tersangka dalam kasus korupsi E-KTP.

‘Tentunya kami akan lakukan pembicaraan terkait langkah-langkah yang akan diambil kedepannya. Kami akan bicra upaya langkah hukum yang semestinya diambil oleh partai Golkar’ ujar Agung.

Setya Novanto
Copyright ©tribunnews

Rapat akbar itu sendiri terlihat juga dihadiri oleh Ketua Umum Partai Golkar sekaligus Ketua DPR, Setya Novanto. Sebelumnya Novanto sempat mengatakan jika dirinya enggan mengundurkan diri dari kursi kepemimpinan partai berlambang pohon beringin tersebut.

Sedagkan kursi Ketua DPR hingga Ketua Umum Partai Golkar sendiri kabarnya kini jadi rebutan meskipun Novanto enggan mengundurkan diri. Tanggapan meminta Novanto untuk mengundurkan diri dari jabatnnya datang silih berganti. Salah satunya datang dari Sekertaris Fraksi Demokrat, Didik Mukriyanto.

WAJIB BACA :  Pembangunan Apartemen Untuk DPR Akhirnya Dibatalkan!

Dia mengatakan jika status tersangka kasus E-KTP yang disandang oleh Ketua DPR tersebut akan memperburuk citra wakil rakyat. Kemudian ada lagi dari Sekertaris Partai Nasdem, Syarief Alkadire yang mengatakan jika setalah penetapan tersebut Novanto tak mengundurkan diri tentunya akan mengganggu proses legislasi Partai Golkar.

Sementara itu Setya Novanto sendiri ditetapkan menjadi tersangka ke empat kasus EKTP oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Senin, 17 Juli 2017 kemarin. Dia dianggap telah menerima dana atau uang fee dari proyek E-KTP yang merugikan negara hingga 2,3 triliun. Hingga kini Novanto masih duduk di kursi kepemimpinan Partai Golkar dan lembaga legislatif serta belum diketahui apakah dia akan dilengser atau tidak nantinya.

baca juga : Jadi Tersangka, Setya Novanto Terancam Penjara Seumur Hidup!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here