Partai Demokrat Akan Usung Calon di Pilpres 2019 Nanti?

0
1140
Partai Demokrat
Copyright ©Okezone

Partai Demokrat Akan Usung Calon di Pilpres 2019 Nanti?

Indowarta.com – Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden 2019 memang masih akan berlangsung 2 tahun lagi. Akan tetapi peta koalisi sedikit terbaca setelah UU Pemilu disahkan DPR dan angka presidential threshold atau ambang batas pencalonan presiden disepakati 20-25 persen.

Jokowi misalnya, ia dipastikan mengantongi dukungan dari Golkar, NasDem dan PPP. Gabungan perolehan kursi DPR ketiga partai itu sebesar 29,46% yang terdiri dari Golkar (16,25%), NasDem (6,25%) dan PPP (6,96%).

Selain itu Jokowi juga masih memiliki peluang mendapatkan dukungan dari PDIP (19,49% kursi di DPR), Hanura (2,86%) dan PKB (8,39%). Partai-partai ini berada di koalisi pendukung pemerintahan Jokowi-JK.

WAJIB BACA :  AHY Siap Nyapres Saingi Jokowi, PDIP Buka Suara!

Baca Juga Polemik UU Pemilu Tentang Presidential Treshold 20 Persen!

Selain itu, Prabowo Subianto dipastikan bakal memperoleh dukungan dari Gerindra (13,04% kursi di DPR) dan PKS (7,14%). Total dukungan kursi di DPR untuk prabowo sebanyak 20,18%.

SBY
Copyright©seword

Sementara itu, Partai Demokrat memiliki 10,90% kursi di DPR belumterbaca arah koalisinya. Menurut keterangan yang disampaikan oleh peneliti CSIS Arya Fernandes, sedikit peluang partai yang diketuai oleh SBY itu membentuk poros sendiri di Pilpres 2019 mendatang.

Pasalnya, jika Demokrat berkoalisi dengan PAN yang memiliki 8,75% kursi di DPR belum cukup untuk mengusung calon presiden. Namun PD bisa membentuk poros sendiri jika ada salah satu partai pendukung Jokowi yang membelot. Namun peluang itu sangat kecil.

WAJIB BACA :  Prabowo Lawan Sebanding Jokowi!

Baca Juga Ketika Tersangka Kasus E KTP, yang Mengetuk Palu Soal Pengesahan UU Pemilu!

Arya menambahkan, bisa saja Partai Demokrat dan PAN akan bergabung dengan koalisi pendukung Prabowo Subianto. Namun Wakil Ketua Umum Gerindra, Arief Puyono pesimistis SBY sebagai Ketua Umum PD setuju pencapresan Prabowo dan bergabung dengan Gerindra dan PKS.

Menurut Arief, ada kebuntuan mengenai hubungan Prabowo dan SBY. Kedua tokoh besar itu sulit disatukan. Hal itu terlihat dari Pilpres 2014 lalu dan Pilkada DKi 2017. Lalu akankah Partai Demokrat akan bersikap non blok seperti Pilpres tahun 2014 lalu?

Arya yakin PD tidak akan non blok di Pilpres. Hal ini lantaran di pilpres 2019 nanti sosok calon presiden yang diusung akan turut menentukan perolehan suara partai. Namun belum diketahui PD akan bergabung dengan pihak mana.

Baca Juga Lucunya Drama Rapat Paripurna Pengesahan UU Pemilu!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here