Berita Terkini : Video Rapat Di Youtube Ini Jadi Bukti Kuat Ahok Saat Diperiksa KPK !

0
1753
ahok

Berita Terkini : Video Rapat Di Youtube Ini Jadi Bukti Kuat Ahok Saat Diperiksa KPK !

indowarta.com– Pada hari selasa 10 Mei 2016 Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama telah dimintai beberapa keterangan oleh Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) terkait dengan kasus suap reklamasi pantai Jakarta Utara yang menjadikan mantan anggota DPRD DKI Jakarta M. Sanusi dan juga Presiden Direktur Agung Podomoro Land (APL) Ariesman Wijaya sebagai tersangka.

Ahok dimintai keterangan oleh KPK selama kurang lebih selama sembilan jam. Ahok dimintai keternangan oleh KPK guna melengkapi keterangan terkait dengan masa penahanan kedua tersangka. Sebagai penerima suap, M. Sanusi boleh ditahan selama 120 hari.  Sedangkan Ariesman sebagai orang yang memberi suap hanya boleh ditahan selama 60 hari.

Ahok ditanyai mengenai proses.secara teknis juga sudah dijelaskan oleh Bu Tuti (Bapeda) dan juga Bu Vera ( Biro Tata Ruang). Jadi keterangan Ahok hanya untuk menyocokkan saja. Ahok mengaku bahwa dia juga sudah lupa dengan beberapa kejadian pada saat itu.

Ahok

Tidak hanya itu, Ahok sempat ditanyai mengenai tulisan “gila” yang dia tulis dalam catatan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Zonasi dan Raperda Tata Ruang Pantai Utara Jakarta. Ahok pun juga memberikan keterangannya terkait dengan tullisan itu. Dimana hal itu dinilai bisa memicu korupsi.

Ahok juga ditanyai mengenai kontribusi 15 persen yang telah dia sebutkan. Ahok mengaku tidak mengetahui dari mana asal angka 15 persen tersebut karena sudah ada konsultan tersendiri yang bertugas menghitungnya. Ahok merasa beruntung karena setiap kali diadakan rapat pasti selalu di rekam. Rekaman tersebut juga dijadikan video youtube.

Dari video tersebut, KPK sendiri sudah melihat bagaimana proses angka 15 persen itu muncul. Kendati dari video tersebut muncul pertanyaan lagi “kenapa pihak swasta tidak diikutsertakan saat paparan tersebut?”.

Menanggapi pertanyaan tersebut Ahok menjawab bahwa pihak swasta masih menolak. Jadi angka 15 persen tersebut merupakan keputusan pemerintah, itu pun juga berdasarkan pengalaman dari uji coba Ancol dan Jakpro.

baca juga :

Berita Terkini : Ahok Ingin Adiknya Kaji Ulang Keinginannya Maju Di Pilgub Bangka Belitung Lewat Jalur Independent !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here