Syarat Mutlak Redenominasi Rupiah Dari Rp 1000 Jadi Rp 1 di Indonesia!

0
2345
uang baru
Copyright ©Tribunnews

Syarat Mutlak Redenominasi Rupiah Dari Rp 1000 Jadi Rp 1 di Indonesia!

Indowarta.com – Ada dua hal penting yang perlu diperhatikan sebelum dilakukan penyederhanaan nominal atau redenominasi. Syarat redenominasi itu yakni kondisi ekonomi yang baik serta stabilitas politik. Hal itu disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang perekonomian, Darmin Nasution.

Menurutnya inflasi harus oke, seperti sekarang 3-4 persen. Kalau inflasi lebih tinggi dari negara lain, maka rupiah bisa merosot lagi. Hal itu tentu akan mempengaruhi nilai kurs.

Syarat redenominasi yang kedua yakni pelaksanaan masa transisi. Terlebih dahulu, menurutnya, harus menentukan apakah akan menghapus 3 atau 4 nol di rupiah. Paling mudah, sarannya adalah menghilangkan tiga nol di rupiah.

Baca Juga Gambar Cut Meutia dalam Uang Baru Bukanlah Foto Asli?

“Kalau mau hapus 3 nol di rupiah, berarti dolar sama dengan Rp 13,3. Tapi kalau 4 nol, berarti Rp 1,3. Seperti Malaysia kan 4 nol. Nah lebih mudah hilangkan 3  nol, karena sebetulnya di restoran sekarang ini sudah menerapkan itu,” ujar Darmin.

ilustrasi redenominasi rupiah
Copyright ©detik

Lebih jauh lagi, setelah Rancangan Undang-undang (RUU) Redenominasi Rupiah disetujui DPR menjadi UU, maka butuh waktu sekitar satu hingga dua tahun untuk masa transisi pencantuman harga dalam aktivitas perdagangan.

Menurutnya semua toko harus mempunyai price tag yang menuliskan dua harga, yakni harga lama dan harga baru. “Misalnya harga beras Rp 15.000,- maka setelah redenominasi juga disebutkan Rp 15. Nanti di UU harus disebutkan itu dual price tag, jika tidak bisa dimainkan harganya.

Baca Juga Begini Penjelasan BI Soal Cut Meutia Tak Pakai Hijab Dalam Uang Baru !

Selanjutnya, transisi rupiah lama ke rupiah baru setelah redenominasi. Menurutnya orang boleh menggunakan rupiah yang lama dan baru. Namun pelan-pelan rupiah yang lama akan ditarik, sehingga nantinya hanya ada rupiah baru. Sehingga total masa transisi butuh waktu 6-7 tahun.

Menurut mantan Gubernur Bank Indonesia (BI) itu, tidak perlu ada anggaran khusus untuk mencetak rupiah baru redenominasi. Lantaran, BI berkewajiban secara rutin menarik uang lama, kemudian dihancurkan mengingat uang tidak boleh lebih dari 3 tahun. Sedangkan nominal Rp 100 ribupaling lama 5 tahun.

Itu tadi dua syarat redenominasi  yang perlu diperhatikan. Wacana ini sebenarnya sudah lama bergulir. Namun hingga kini belum terlaksana.

Baca Juga Berita Terkini: Gubernur BI Minta Dukungan Jokowi Ubah Rp 1000 Jadi Rp 1 !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here