Gerindra Upayakan Pertemuan Prabowo dan SBY!

0
579
Gerindra

Gerindra Upayakan Pertemuan Prabowo dan SBY!

Indowarta.com– Untuk menghadapi Pilpres 2019 ini, Gerindra terus menggalang kekuatan terutama setelah UU Pemilu ini telah menetapkan ambang batas pengajuan calon presiden sebesar 20 hingga 25 persen. Recananay Gerindra ini akan menemui beberapa partai politik yang tidak ketinggalan juga Partai Demokrat.

baca juga : Gerindra Persiapkan Uji Materi Bila Presidential Treshold Tak Dihapus!

Sekretearis Jenderal Gerindra yakni Ahmad Muzaini telah menyebutkan bahwa ketua umumnya yakni Prabowo Subianto akan menemui Susilo Bambang Yudhoyono yang merupakan Ketua Umum partai Demokrat mengenai Pilpres 2019 nanti. Kedua belah pihak ini sedang mencari waktu yang tepat untuk bisa menggelar pertemuan.

Muzani di gedung DPR, Senayan, Jakarta pada hari Senin 24 Juli 2017 telah mengatakan “Ya Pak Prabowo dan Pak SBY masih terus mencocokkan waktu karena ketum memliki agenda yang padat. Insya Allah dalam waktu dekat beliau akan ketemu pada waktu yang cocok”.

Prabowo
Copyright©sumber

Muzani sendiri telah menyebutkan bahwa pertemuan ini akan sangat penting untuk bisa digelar bagi demokrasi Indonesia ini. Pertemuan para elite Politik ini akan menjadi salah satu contoh baik di dalam menjalankan demokrasi.

baca juga : Tak Ingin Voting, PDIP Terus Berusaha Loby Partai Demokrat dan Gerindra Soal RUU Pemilu!

Muzani telah mengatakan “Saya kira kan pertemuan dengan para pemimpin elite itu kan menjadi penting ya, karena kan model politik Indonesia. Kalau pemimpinnya sering bertemu dan membicarakan persoalan bangsa, maka dengan perbedaan pandangan-pandangan bisa lebih cepat diselesaikan”.

Sementara itu partai Gerindra sendiri kini tengah mempunyai kekhawatiran akan gagalnya Prabwo Subianto untuk kembali dalam nyapres di tahun 2019 nanti. Di balik kekhaatiran itu kini tengah muncul nama SBY.

Wakil Ketua Umum Gerindra Arief Poyuono telah mengungkapkan mengenai sulitnya Gerindar dalam memajukan Capres di dalam Pemilihan 2019 bila presidential threshold ini sebesar 20 hingga 25 persen. Kini syarat itu pun sudah disahkan di dalam UU Pemilu.

Gerindra nantinya maish akan tetap tidak bisa mengusung calon di dalam Pemilihan Presiden 2019 nanti walaupun digabungkan dengan PKS yang merupakan partai kolega terdekat dari Gerindra ini. Jumlah sebanayk 20 persen adalah minimal kursi di DPR lalu 25 persen adalah jumlah minimal perolehan suara nasional di dalam Pemilu.

baca juga : 

Gerindra Pesimis SBY Akan Dukung Prabowo di Pilpres 2019!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here