Komentar Polisi Soal Kecurangan Perusahaan Beras Maknyus!

0
1209
Beras Maknyus
Copyright ©Tribunnews

Komentar Polisi Soal Kecurangan Perusahaan Beras Maknyus!

Indowarta.com – Satuan Tugas (satgas)pangan melakukan penggerebekan di pabrik beras PT Indo Beras Unggul (PT IBU) pada Kamis (20/7). Dari hasil penggerebekan yang dilakukan, polisi menemukan adanya kecurangan dan pemalsuan mutu yang dilakukan oleh PT IBU pada produk beras Maknyus .

Menurut keterangan yang disampaikan oleh Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri Inspektur Jenderal Setyo Wasisto, PT IBU dianggap melanggar aturan lantaran membeli gabah petani lebih mahal dari ketentuan yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Setya menuturkan, selama ini ada aturan Menteri perdagangan Nomor 47/M-Dag/Per/7/2017 yang mengatur harga acuan pembelian petani. Menurutnya, semua petani mendapatkan subsidi benih, pupuk, dan obat-obatan untuk menghasilkan gabah.

Baca Juga Wow, ,Beras Ternyata Mengandung Racun Lho, Begini Cara Terbaik Menanak Nasi yang Harus Diketahui !

Maka dari itu, pemerintah melakukan penetapan harga gabah panen sebesar Rp 3.700 dan harga gabah kering giling Rp 4.600 per kg. Dengan aturan tersebut, diharapkan adanya keadilan mulai dari penghasilan dari petani, penggiling kecil, menengah , semua bisa menikmati hasil kerja.

Beras Maknyus
Copyright ©Republika

Kemudian, hasil panen ada yang dinamakan panen gaduh dan panen rending alias musim kering dan musim penghujan. Di musim kering maka gabah yang dihasilkan berkualitas bagus lantaran cuaca yang cerah sehingga gabah yang dihasilkan kering.

Sedangkan musim rendenga, hasil gabah petani kurang bagus lantaran curah hujan yang banyak sehingga gabah kurang kering dan kualitas menjadi berkurang. Yang diharapkan hasil gabah para petani bagus semua.

Namun sayangnya kondisi di lapangan, tidak semua petani hasil panennya bagus. Kondisi itulah yang kemudian dimanfaatkan oleh para pemilik modal. Pemilik modal akan menaik semua gabah berkualitas bagus dari petani dengan penawar harga yang tinggi.

PT IBU membeli gabah yang semula Rp 3.700 dengan harga Rp 4.900. memang itu akan menguntungkan petani namun akan mematikan penggiling kecil.

Baca Juga Bosan dengan Ketupat, Cobain Deh 6 Menu Makanan Lain Ini Pas Lebaran!

Setelah melewati berbagai proses hingga pengemasan, beras maknyus dijual dengan harga di atas ketetapan pemerintah. Sehingga hatga yang sangat tinggi ini juga diduga telah memberatkan konsumen.

Jika memang PT IBU menghasilkan brand beras dengan kualitas premium, maka seharusnya tidak dengan harga yang terlampau tinggi dari ketentuan pemerintah. Dia mengakui tidak ada ketentuan perhitungan harga premium. Namun, harga beras di atas Rp 20 ribu dianggap sudah tidak adil.

Selain itu, Setyo mengatakan informasi nilai gizi beras maknyus dan ayam jago pun tidak sama dengan hasil uji lab. Sehingga PT IBU bukan saja melakukan kecurangan harga beras medium yang dijual dengan harga premium, namun juga telah melakukan penipuan mutu beras.

Baca Juga Gudang Beras Maknyus yang berada Di Bekasi Di Satroni Bareskrim!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here