Jerit Rintih Fidelis yang Tak Ingin Kehilangan Istrinya Selama Dipenjara!

0
494
Fidelis
Copyright ©berita168

Jerit Rintih Fidelis yang Tak Ingin Kehilangan Istrinya Selama Dipenjara!

Indowarta.com – Fidelis Arie Sudewarto (36) yang dijerat kasus kepemilikan 39 batang ganja dan di tahan di BNN Kabupaten Sanggau menuangkan kisahnya selama berasa di Rumah Tahanan Klas IIB Sanggau, Kalimantan Barat.

Dalam surat tersebut pria berusia 36 tahun itu mengungkapkan kondisi kesehatannya sempat menurun, hingga aktivitas menulisnya pun sempat terhenti. Ia mengaku semenjak ditahan di Rutan Kelas IIB Sanggau, dia tak pernah lagi bertemu dengan kedua anaknya.

Ribuan pertanyaan pun ia lontarkan dalam surat tersebut. Di dalam blok B7 yang berukuran 5×7 mter, ia dan sepuluh napi lainnya terkurung. Awalnya tidak mudah baginya untuk berada di rutan tersebut. melihat kondisi rutan yang kumuh dan orang-orang yang sebagian besar memiliki tato di tubuhnya yang belum pernah ia temui.

Baca Juga Berita Terkini: Iwa K Diciduk Polisi di Bandara Karena Terkait Kasus Kepemilikan Ganja?

Namun apa yang dilihat tak sesuai dengan yang dirasakannnya. Rupanya orang yang di dalam blok yang sama itu sangat ramah, bahkan mi instan tiga bungkus pun disantap bersama sepuluh orang lainnya. Mereka pun saling menguatkan dan pasrah menjalani hidup.

Fidalis
Copyright ©Kompas

Di suratnya yang lain Fidelis menuliskan dari penjelajahannya di internet, rata-rata medis tidak menjanjikan kesembuhan. Peralatan vanggih, obat yang bermacam-macam hingga biaya pengobatan yang tinggi tak menjamin kesembuhan.

Luka-luka istrinya tak kunjung sembuh, bahkan semakin banyak dan membesar, hingga mengeluarkan bau tak sedap. Kedua kakinya pun menjadi lumpuh padahal obat-obat yang diberikan dokter terus dikonsumsi istrinya.

Baca Juga Komentar Polisi Soal Ditangkapnya Sosok Ammar Zoni Karena ‘Makai’!

Selain kondisi tubuh yang memburuk, kondisi psikologis istri Fidelis pun bermasalah, sang istri menjadi sering menolak saat diajak berbicara. Dalam suratnya itu ia menuliskan tidak ingin kehilangan istri yang sangat dicintainya.

Kedua kaki dan tangan kiri istrinya masih dalam keadaan lumpuh, namun ayal bulan Februari 2017, saat Fidelis membersihkan tangan sebelah kiri istrinya, ia mulai melihat sang istri mulai bisa menggerakkan jari-jarinya perlahan dan agak bergetar.

Banyak kemajuan sang istri itu membuatnya yakin apa yang ia pelajari selam ini tentang ganja sebagai obat bukan omong kosong. Harapannya untuk mengembalikan sang istri dengan tindakan medis pun kian besar.

“Tak ada sedikit pun keinginan saya untuk melawan undang-undang. Saya hanya ingin menyembuhkan dan menyelamatkan istri saya…”.

Baca Juga Berita Terkini: Polisi Buru Penyuplai Ganja Untuk Iwa K!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here