Berita Hot : Hanya Menjawab Ya Di Pesan FB, Wanita Ini Hampir Dipenjara 28 Tahun, Kok Bisa ?

0
1855
Fb

Berita Hot : Hanya Menjawab Ya Di Pesan FB, Wanita Ini Hampir Dipenjara 28 Tahun, Kok Bisa ?

indowarta.com– Gara-gara menjawab “ya” melalui pesan suara mediai sosial Fb, seorang wanita yang bernama Patnaree Chankij terancam mendapat hukuman hingga 15 tahun penjara.  Junta militer yang dikenal sebagai Dewan Nasional untuk Perdamaian dan Ketertiban sangat bersikeras bahwa Chankij telah melanggar aturan Lese-Majeste.

Ketika Chankij menjawab “ya” atau “hur” tiu diduga sebagai ekspresi mendesah di pesan suara Fb. Hal litu dianggap telah menyinggung keluarga kerajaan.

Pesan antara Chankij dan tersangka yang lain yakni Burin Intin 28 tahun ditemukan oleh petugas dari Technology Crime Suppression. Burin Intin sendiri juga telah ditangkap.

WAJIB BACA :  Saat FB Berubah Tampilan!

Selasa 10 Mei 2016 kritikus menuding bahwa pemerintah telah berusaha mengintimidasi Chankij dan juga anaknya yakni Sirawth Seritiwat, dan juga seorang aktivis mahasiswa terkemuka prodemokrasi yang sering mengkritik pemerintahan. Anon Numpa yang merupakan kuasa hukum dari tersangka Chunkij memulis di media sosialnya bahwa klennya tersebut didakwa atas apa yang tidak dilakukan.

Fb

Kuasa hukum Chunkij tersebut menuliskan di akun media sosial fb “Seseorang mengirimkan pesan yang mungkin melanggar pasal 112 yang berkaitan dengan menghina keluarga kerajaan dan Anda melihat itu, tapi tidak menghentikan atau mencegahnya, adalah sama dengan Anda berpartisipasi dalam pelanggaran,”, “apakah kita setuju dengan aturan semacam ini?”

Sebagina besar aktivis telah menilai bahwa peraturan Lese-Majeste digunakan pemerintah untuk membungkam perbedaan pendapat. Pada sebelumnya karena peraturan Lese-majesti tersebut telah membuat pemerintah menyelidiki seorang pria menghina anjing peliharaan kerajaan.Namun kini Chunkij dikabarkan sudah dibebaskan oleh pemerintah namun dengan jaminan.

WAJIB BACA :  Status FB Anwar Asmali Ini Bikin Panas, PKS Mendesak Permintaan Maaf!

Peraturan lese-majesti sendiri merupakan pelanggaran hukum yang terkait dengan penghinaan terhadap keagungan suatu kerajaan atau negara. Istilah ini sendiri diambil dari bahasa latin yang berarti melukai yang terho9rmat.

Peraturan lese majesti ini mulai digunakan pada zaman Romawi kuno dan peraturan ini juga telah digunakan oleh beberapa negara hingga zaman kontemporer ini termasuk negara Thailand. Thaiand merupakan negara yang terkenal menerapkan lese majesti ini paling keras sejak tahun 1908.

baca juga :

Berita Terkini : Ismed Banda Diamankan Polisi Lantaran Sengaja Duduki Patung Pahlawan dan Sengaja Mempublikasikannya Di Fb !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here