Indonesia Minta Malaysia Permudah Kepulangan TKI Ilegal!

0
297
TKI Ilegal
Copyright©detik

Indonesia Minta Malaysia Permudah Kepulangan TKI Ilegal!

Indowarta.com – Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal tentunya menjadi permasalahan yang kerap muncul di tanah air. Pemerintah Indonesia kini terus melakukan koordinasi dengan pemerintahan Malaysia terkait proses hukum TKI Ilegal yang berada di negara Jiran tersebut.

Indonesia meminta kepada Malaysia supaya mempermudah prosedur pemulangan TKI Ilegal yang berada di negaranya. Mengenai hal ini juga dikatakan oleh Inspektur Jenderal Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) Sunarno.

‘Kami mengharapkan pemerintah Malaysia tida perlu melakukan penahanan terhadap TKI Ilegal yang hendak pulang. Para TKI sudah beritikad baik untuk pulang dan diharapkan pula Malaysia memprtimbangkan denda agar tak memberatkan TKI’ ujarnya saat ditemui pada Selasa, 25 Juli 2017.

Mengenai permohonan tersebut dikatakan oleh Sonarno ketika melakukan pertemuan dengan Wakil Duta Malaysia Zamshari Shaharan di Kantor Menaker, Jakarta pada Kamis, 27 Juli 2017. Terlihat dalam petemuan tersebut Irjen Kemnaker Suarno juga didampingi oleh sejumlah pihak.

TKI Ilegal
Copyright©Jurnas

Terlihat ada Maruli A Hasolan (Dirjen Pembinaan dan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja), Roostiawati (Direktur Perluasan Pasar Kerja) dan Soes Hindarno (Direktur Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Luar Negeri. Sedangkan dari pihak Malaysia, Zamshari ditemani oleh Abdilbar Rashid (Selertaris Kedua Kedutaan Besar Malaysia) dan Haris ( Atase ketenagakerjaan) serta Nuraffandy (Atase Imigrasi).

Abdibar kala itu juga menuturkan jika dalam pertemuan itu tak hanya membahas mengenai TKI Ilegal yang ada dinegaranya. Namun maskud dari kedatangan mereka yakni menyatukan persepsi dan koordinasi antara pemerintahan Malaysia dan pemrintah Indonesia.

Pada saat itu ditegaskan jika pemerintah Malaysia akan menertibkan seluruh pekerja ilegal yang ada di negaranya. Hal tersebut ditunjukan dengan dilaukannya razia pekerja ilegal sekaligus para majikan yang mempekerjakan pekerja ilegal.

Diketahui jika setalah program e-Kad selesai pada 30 Juni 207 lalu, Malaysia melakukan razia terhadap pekerja ilegal termasuk asal Indonesia. Pemerintah pun memberikan dua pilihan opsi bagi TKI yang ingin pulang yakni pulang sukarela dan serah diri.

Untuk TKI Ilegal yang meilih opsi puang sukarela harus membayar RM 300 sebagai denda dan RM 100 sebagai spesial pass serta juga membayar RM 400 untuk IMAN (International Marketing and Riset Resource). Untuk Serah diri para TKI harus membayar denda RM 2.000- RM2.500. Pemerintah Indonesia sendiri meminta perlakuan manusiawi terhadap TKI dengan akses kokonsuleran dan perwakilan Malaysia itupun mengaku akan menyampaikannya kepada pemerintah pusat Malaysia.

baca juga : SBY dan Prabowo Akhirnya Bertemu, KMP Jilid II Akan Diperkuat dengan Hadirnya Demokrat?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here