Mati Rasanya Kemanusiaan Dibalik Meninggalnya Sosok Bobotoh Sejati Ricko Andrean!

0
579
Ricko Andrean
Copyright ©bola

Mati Rasanya Kemanusiaan Dibalik Meninggalnya Sosok Bobotoh Sejati Ricko Andrean!

Indowarta.com – Terjadi tragedi yang menyedihkan, duka mendalam bagi sepak bola dan rasa kemanusiaan. Bagaimana tidak, seorang bobotoh meninggal dunia lantaran menjadi korban salah sasaran pengeroyokan.

Diketahui dasar pengeroyokan itu terjadi karena kesalahpahaman soal identitas pendukung dari klub sepak bola mana. Namun sesungguhnya rasa kemanusiaan yang telah matilah yang menjadi penyebab utamanya.

Ricko Andrean Maulana, pria berusia 22 tahun itu merupakan seorang suporter klub Persib Bandung yang biasa disebut dengan Bobotoh. Diketahui, Sabtu 22 Juli 2017 lalu Persib kedatangan lawan bebuyutan, yakni Persija Jakarta.

Pertandingan tersebut digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). Biasanya untuk duel klasik tersebut, pertandingan tak hanya terjadi antar kedua pemain di atas rumput hijau, namun ‘laga’ pun kerap melibatkan pendukung kedua tim, Bobotoh dan Jakmania.

Ricko Andrean
Copyright ©Okezone

Berbagai persiapan pun telah dilakuakn terkait antisipasi untuk pertandingan itu, baik dari pihak kedua tim, kepolisian maupun pejabat setempat. Tentu pertandingan itu tak dilewatkan Ricko. Sebagai bobotoh sejati, Ricko pun selalu menyempatkan hadir saat tim kebanggaannya itu berlaga dengan tim manapun.

Seperti diperkirakan, jalannya pertandingan berlangsung sengit. Dan di sana, di tribune utara BGLA, insiden itu pun terjadi. Menurut penuturan rekannya, Ricko Andrean terlihat melindungi dan membela seseorang, disebut-sebut ndicurigai sebagai anggota Jakmania, yang tengah dikeroyok oknum bobotoh.

Korban yang dikeroyok itu kemudian lari ke arah Ricko, ia bersembunyi di belakang badannya. namun bobotoh lain mengira Ricko adalah teman korban yang dikeroyok,, hingga akhirnya pria 22 tahun itu tak luput dari sasaran pengeroyokan oknum bobotoh lain.

Tubuh Ricko penuh luka setelah dihujani pukulan hingga ambruk. Pria asal Cicadas itu pun sempat mendapat perawatan intensif di ruang Lukas Nomor 7, Rumah Sakit Santu Yusuf, Bandung, dia sempat tak sadarkan diri.

Namun sayang, kabar duka cita itu pun datang. Ricko Andrean dinyatakan mkeninggal dunia pukul 10.10 EIB di rumah sakit tempat ia menjalani perawatan pada Kamis (27/7). Sosok priang itu pun kini telah berpulang. Seketika dunia sepak bola  yang sejatinya sebagai alat pemersatu terlihat begitu ‘kejam’.

Fanatisme wilayah, kecurangan, permusuhan hari itu seakan mengalahkan sportivitas, nilai luhur dalam olahraga apa pun. Ucapan bela sungkawa atas kematian Ricko Andrean pun terus mengalir. Tagar Bobotoh Berduka pum mulai bermunculan di media sosial.

Selain manajemen klub, sejumlah pemain pilar Persib Bandung juga menyampaikan rasa duka cita melalui akun media sosial pribadi mereka.

Baca Juga Usai Imbang Lawan Persija Jakarta, Persib Bandung ‘Harus’ Kalahkan Perseru Demi Nyalakan Asa!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here