Nasi Goreng Pedas Khusus dari SBY Mampu ‘Luluhkan’ Pendirian Prabowo!

0
912
Copyright ©Kumparan

Nasi Goreng Pedas Khusus dari SBY Mampu ‘Luluhkan’ Pendirian Prabowo!

Indowarta.com – Sajian khas nusantara, yakni nasi goreng menjadi menu utama dalam pertemuan antara Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. Nasi goreng pun seolah dijadikan alat diplomasi oleh SBY saat menyambut Prabowo.

Menurut keterangan Sekjen Demokrat Hinca Panjaitan, pihaknya memang sengaja menyiapkan sajian khas nusantara tersebut sebagai alat diplomasi atau negosiasi dengan Prabowo. Hinda memiliki alasan mengapa SBY menyuguhkan nasi goreng untuk Ketum Gerindra tersebut.

“Diplomasi nasi goreng namanya. Nasi goreng itu kan sangat merakyat dan ini bisa di pinggir jalan juga, yak an,” ujar Hinca di Puri Cikeas, Bogor, Jawa Batat, kamis (27/7) malam.

WAJIB BACA :  Ambisi Prabowo Subianto yang Tak Pernah Padam!

Hinca menuturkan, Demokrat dalam menyambut yamu selalu menyajikan berbagai macam hidangan, mulai dari bakso hingga mi tek tek pun ada. Khusus menyambut Prabowo, Demokrat menyajikan nasi goreng.

nasi goreng SBY
Copyright ©detik

Rupanya diplomasi nasi goreng ala SBY ini cukup berhasil. Pasalnya nasi goreng itu mampu ‘luluhkan’ Ketum Gerindra.

“Saya harus akui, nasi goreng ini menyaingi nasi goreng Hambalang. Intelnya Pak SBY itu kuat, dia tahu kelemahan Prabowo itu nasi goreng , asal diberi nasi goreng saja Prabowo itu setuju saja,” ujar Prabowo sembari tertawa.

Hambalang yang dimaksud adalah lokasi kediaman Prabowo. Dia kemudian mengaku bahwa nasi goreng adalah makanan kesukaannya.

Diplomasi ala nasi goreng SBY ini pun cukup membuahkan hasil. Kedua partai ini sepakat menjalin kerja sama. Namun sayangnya, baik Ketum Demokrat maupun Ketum Gerindra tak mau membentuk koalisi.

WAJIB BACA :  Prabowo Benarkan Punya Ambisi Menjadi Presiden Indonesia!

Sementara itu, meski menunya sama nasi gorengnamun keduanya mempunyai selesa yang berbeda soal tingkat kepedasan. SBY memilih nasi goreng dengan rasa yang pedas. Sedangkan Prabowo lebih menyukai sedikit rasa pedas.

“Racikan sama saja. Kalau Pak SBY senang asin agak pedas. Kalau Pak Prabowo sama saja. Cuma pedasnya sedang,” ujar penjual nasi goreng “Jatim Ngawi”, Sri Hartini.

Sri mengatakan, untuk pertemuan antara kedua tokoh besar semalam, dirinya menyiapkan 80 porsi. Satu porsinya dihargai paling mahal Rp 16 ribu itu yang spesial dan yang biasa dihargai Rp 12 ribu.

Baca Juga Bocoran Materi Pertemuan SBY dan Prabowo Hari Ini!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here