Begini Kronologis Siswa SMK PGRI 38 Jakarta Merokok Di Dalam Kelas!

0
1289
Siswa Merokok Di Dalam Kelas
Copyright©wartakota

Begini Kronologis Siswa SMK PGRI 38 Jakarta Merokok Di Dalam Kelas!

Indowarta.com– Kini media sosial telah dihebohkan dengan siswa SMK yang sedang merokok pada saat guru tengah mengajar di kelas  yang juga telah menjadi viral. Guru yang ada di kelas itu tidak mengetahui ada Siswa Merokok Di Dalam Kelas pada saat jam pelajarannya.

baca juga : Lewat Channel Youtube, Deddy Corbuzier Tantang Jokowi Soal Zaskia Gotik dan Video Hot!

Kepala SMK 38 PGRI Sedya Basuki pada hari Kamis 27 Juli 2017 ini telah menceritakan mengenai kronologi kejadian Siswa Merokok Di Dalam Kelas dalam pernyataan tertulisnya. Begini kronologinya :

Pada hari Rabu, 26 Juli 2017, sekitar jam 12.30, kami (Kepala Sekolah SMK PGRI 38) diberitahu oleh salah satu guru SMA PGRI ada postingan siswa yang sedang merokok di kelas. Kami lalu memanggil wali kelas dan bagian administrasi untuk mengklarifikasi foto dan pemilik akun, dan dinyatakan benar bahwa siswa tersebut adalah murid kelas X, SMK PGRI 38 yang bernama Muhammad Abdul Kahfi. Sesuai dengan unggahan yang ada, kami memanggil yang bersangkutan beserta 2 siswa lainnya juga yang bernama Bandi Mukhlisin dan M. Riezal Pratama (juga kelas X), karena ada foto guru yang mengajar maka kami juga memanggil guru yang bersangkutan.

Siswa Merokok Di Dalam Kelas
Copyright©tstatic

Kami (saya wakil kesiswaan dan wali kelas) lalu memprosesnya, menurut guru bidang studi, beliau tidak melihat aksi itu karena sedang menerangkan, dan menurut ke 3 siswa juga demikian. Rokok itu milik Kahfi, dia memfotonya dan mengunggah beberapa foto itu ke akunnya. Kamera yang digunakan untuk mengunggah adalah milik Bandi Mukhlisin.
Menurut para pelaku, kejadian itu berlangsung pada hari Senin 24 Juli 2017, kemudian mengunggahnya pada hari berikutnya Selasa 25 Juli 2017, dan menjadi viral mulai jam 12.00 WIB.

baca juga : Terima Banyak Bully Lantaran Plagiasi, Afi Nihaya Sampai Mengumpat Di Video Vlog Youtube Miliknya!

Selanjutnya kami memanggil orang tua ketiganya hari ini, Kamis 27 Juli 2017 jam 09.00, untuk memprosesnya lebih lanjut.

Setelah kami berkonsultasi dengan ketua YPLP PGRI DKI Jakarta, maka langkah berikutnya kami akan mengembalikan pelaku utama Muhammad Abdul Kahfi kepada orang tuanya, dan membatalkan hak perolehan KJP bagi siswa Bandi Mukhlisin dan M. Riezal Pratama.

Peristiwa itu terjadi pada hari Senin 24 Juli 2017 saya meninggalkan sekolah pada jam 12.00 untuk menghadiri undangan Kasudin Jakarta Utara Wilayah II, yang bertempat di Kantor Walikota Jakarta Utara dalam rangka sosialisasi “Peningkatan dan Pemahaman Program Kartu Jakarta Pintar”

Hasil koordinasi dengan Ketua YPLP Dikmen DKI Jakarta, kami akan membebaskan semua tugas dan tanggung jawab mengajar kepada guru yang bersangkutan dari SMK PGRI 38 Jakarta.

baca juga : 

Berita Terkini: Inilah Pelaku Bullying di Kampus Gunadarma yang Videonya Viral!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here