Pembangunan Simpang Susun Semanggi Karena Keberanian Ahok!

0
752
Simpang Susun Semanggi
Copyright©metrotempo

Pembangunan Simpang Susun Semanggi Karena Keberanian Ahok!

Indowarta.com – Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat kemarin Jumat, 28 Juli 2017 membuka uji coba proyek jalan di Jakarta yakni Simpang Susun Semanggi. Dalam membuka uji coba tersebut Djarot menyebut nama patnernya terdahulu Basuki Thahaja Purnama alias Ahok.

Mantan Wali Kota Blitar ini menyebutkan proyek Simpang Susun Semanggi ini tak akan terwujud tanpa adanya keputusan dari Ahok. Dia mengatakan jika proyek ini mampu berjalan karena keberanian Ahok dalam mengambil keputusan.

‘Saya cerita sedikit ini, harus akui memang pembangunan proyek Simpang Susun Semanggi ini berkat keberanian dari Pak Ahok. Bukannya Pak Ahok sebagai menteri namun keberanian dirinya dalam mengambil sebuah keputusan’ ujarnya saat uji coba Simpang Susun Semanggi pada Jumat, 28 Juli 2017.

Keberanian mengambil keputusan yang dimaksudkan Djarot yakni menetapkan perusahaan kontraktor untuk menangani proyek tersebut. Ahok menetapkan Wijaya Karya selaku kontraktor dengan syarat menyelesaikan proyek di tengah Kota Jakarta tersebut dalam kurun waktu 1,5 tahun.

Simpang Susun Semanggi
Copyright©poskotanews

‘Pak Ahok mengambil keputusan dengan menetapkan Wijaya Karya sebagai kontraktor proyek ini, namun dengan syarat harus selesai 1,5 tahun kedepan. Tantangan tersebut dijawab oleh anak-anak muda dan pembangunan cepat selasai bahkan dua bulan dari rencana sudah selesai’ sambungnya.

Seperti diketahui jika dalam pembangunan Simpang Susun Semanggi ini Ahok mengambil dengan berani sejumlah keputusan. Salah satunya kala itu 2016, Ahok mewajibkan PT Mitra Panca Persada (MPP) membangun fasilitas umum sebagai kompensasi terhadap nilai koefesien lantai bangunan.

Sedangkan kompesasi ini dibawah tanggung jawab dari Sekertaris Daerah Provinsi DKI Jakarta, Saefullah. Djarot pun juga mengungkapakan jika keberanian mengambil keputusan bukan hanya diambil oleh Ahok, namun juga diambil oleh Saefullah.

Djarot mengatakan seperti itu karena Saefullah sendiri kala itu langsung menandatangani kontrak dengan PT MPP dengan alasan supaya proyek ini mampu mengatasi kemancetan di Jakarta. ‘Tak hanya Pak Basuki Thahaja Purnama saja yang punya keberaian, Tapi Pak Sekda (Saefullah) juga demikian. Dia menandatangani kontrak dengan PT MPP supaya proyek ini bisa mengurangi kemancetan’ ujar Djarot.

Sementara itu Simpang Susun Semanggi sendiri kini sebuah siap digunakan. Proyek ini sebelumnya direncanakan akan selesai dua bulan kedepan namun ternyata kontraktor lebih cepat menyelesaikannya.

baca juga : Wow. .Pengguna WhatsApp Tembus 1 Miliar Per Hari Lho!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here